kumparan
search-gray
News1 Agustus 2020 22:39

Memahami Makna dan Amalan Hari Tasyrik Selepas Idul Adha

Konten kiriman user
Memahami Makna dan Amalan Hari Tasyrik Selepas Idul Adha (150302)
Ilustrasi Hari Tasyrik.
Selepas momen Idul Adha, umat Islam akan dipertemukan dengan Hari Tasyrik pada 11, 12 dan 13 Dzulhijjah. Karena Hari Raya Idul Adha tahun ini jatuh pada 31 Juli 2020, maka tiga hari setelahnya yakni 1-3 Agustus 2020 adalah Hari Tasyrik.
ADVERTISEMENT
Jika menjelang Idul Adha kita disarankan untuk menunaikan puasa sunah, selama Hari Tasyrik ini umat Islam justru dilarang berpuasa. Alasannya, Hari Tasyrik termasuk dalam kategori Hari Raya.
Meski begitu, ada banyak amalan yang bisa dilakukan di Hari Tasyrik untuk menambah pahala. Antara lain sebagai berikut:

1. Memperbanyak Dzikir

Walau sedang bergembira, janganlah kita melupakan Allah SWT. Kita bisa berdzikir sepanjang waktu bahkan di tengah aktivitas. Berdzikir juga merupakan bentuk syukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT.
Sebagaimana tercantum dalam hadis berikut:
“Hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan banyak mengingat Allah.” (HR. Muslim, Ahmad, Abu Daud, Nasa’i).

2. Mengumandangkan Takbir

Selama Hari Tasyrik, umat Islam dilarang berpuasa. Larangan berpuasa ini dimaksudkan agar umat Islam melalui Hari Tasyrik ini dengan penuh sukacita dan disunahkan untuk mengumandangkan takbir.
ADVERTISEMENT

3. Melaksanakan Kurban

Selama ini banyak orang memahami bahwa berkurban hanya dilaksanakan pada Hari Raya Idul Adha. Padahal, melaksanakan kurban di Hari Tasyrik juga masih diperbolehkan hingga batas waktu Maghrib di tanggal 13 Dzulhijjah.

4. Memperbanyak Doa

Tidak hanya berdzikir, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak doa dan memohon ampun. Doa yang bisa dipanjatkan seperti doa sapu jagat atau memohon keselamatan dunia akhirat yang berbunyi:
“Robbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhiroti hasanah wa qina ‘adzaban naar”
Artinya:
Wahai Allah, Rab kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.

5. Makan dan Minum

Karena selama Hari Tasyrik kita dilarang berpuasa, makan dan minum menjadi salam satu amalan pada hari-hari tersebut. Umat Islam diminta bergembira dan menikmati berbagai hidangan pada Hari Tasyrik.
ADVERTISEMENT
(ELR)
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white