Konten dari Pengguna

Pengertian, Jenis-jenis, dan Unsur Intrinsik Puisi

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi Foto: unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi Foto: unsplash

Ada beragam karya sastra yang bisa dinikmati, salah satunya adalah puisi. Biasanya, karya sastra ini memuat emosi hingga curahan hati penulis. Karya sastra ini juga sering dilombakan, baik dalam tingkat nasional ataupun internasional.

Mengutip buku Mega Bank Soal Bahasa Indonesia SMP Kelas 1,2, & 3 karya Tim Guru Eduka (2012:46), kebanyakan puisi menggunakan makna simbolis sehingga puisi tersebut menghasilkan tafsiran yang berbeda-beda.

Pengertian Puisi

Puisi adalah karya sastra yang dijadikan sarana untuk mencurahkan gagasan, perasaan, dan hati nurani penulisnya. Puisi juga bisa didefinisikan sebagai ragam sastra yang bahasanya terikat irama, matra, rima, dan penyusunan larik serta bait.

Setiap baris dalam puisi berupaya mengunggah perasaan serta membangkitkan imajinasi. Di sisi lain, puisi juga dapat memberikan hiburan dan kesenangan bagi mereka yang membaca atau mendengarnya.

Ilustrasi Puisi Foto: unsplash

Jenis-jenis Puisi

Secara umum, puisi dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:

Puisi Lama

Puisi lama adalah puisi yang masih dipengaruhi adat istiadat atau tradisi. Kebanyakan pengarang puisi lama tidak diketahui atau anonim. Contohnya, yaitu pantun, syair, gurindam.

Puisi Baru

Puisi baru masih diikat oleh beberapa aturan, salah satunya adalah aturan tentang jumlah baris. Misalnya, kuatrin, distikon, setima, kuint, dan lainnya.

Puisi Modern

Berbeda dengan puisi lama dan baru, puisi modern sudah bebas. Tidak ada aturan-aturan yang mengikatnya.

Ilustrasi Puisi foto: Unsplash

Unsur Intrinsik Puisi

Mengutip buku Bahasa dan Sastra Indonesia tulisan Tim Grasindo (2005:98), puisi dibentuk oleh perpaduan dua unsur, salah satunya adalah unsur intrinsik. Unsur tersebut adalah komponen pembentuk puisi yang berasal dari dalam puisi itu sendiri.

Berikut adalah unsur intrinsik puisi selengkapnya.

Tema

Tema adalah pokok permasalahan yang hendak dibahas oleh penyair. Beberapa contoh tema yang sering digunakan adalah kemanusiaan, ketuhanan, patriotisme, cinta kasih, pendidikan, dan lainnya.

Amanat

Suatu puisi harus mengandung amanat atau pesan tersirat yang hendak disampaikan oleh penyair. Amanat dapat disisipkan di balik tema yang diungkap ataupun diumumkan secara lisan.

Suasana dan Perasaan

Suasana adalah efek psikologis yang muncul setelah seseorang membaca atau mendengar puisi. Sedangkan perasaan merupakan suasana hati penyair yang diungkapkan lewat puisi.

Nada

Nada sangat berpengaruh untuk pembacaan puisi. Nada sendiri merupakan sikap penyair terhadap pembaca. Nada bisa bersikap menggurui, menyindir, mengejek, atau menasihati.

(GTT)

Frequently Asked Question Section

Apa Itu Puisi?

chevron-down

Puisi adalah ragam sastra yang bahasanya terikat irama, matra, rima, dan penyusunan larik serta bait.

Jenis-jenis Puisi

chevron-down

Ada tiga jenis puisi, yaitu puisi lama, puisi baru, dan puisi modern.

Unsur Intrinsik Puisi

chevron-down

Beberapa unsur intrinsik puisi adalah tema, nada, dan lainnya.