Pengertian, Jenis-jenis, dan Unsur Intrinsik Puisi

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada beragam karya sastra yang bisa dinikmati, salah satunya adalah puisi. Biasanya, karya sastra ini memuat emosi hingga curahan hati penulis. Karya sastra ini juga sering dilombakan, baik dalam tingkat nasional ataupun internasional.
Mengutip buku Mega Bank Soal Bahasa Indonesia SMP Kelas 1,2, & 3 karya Tim Guru Eduka (2012:46), kebanyakan puisi menggunakan makna simbolis sehingga puisi tersebut menghasilkan tafsiran yang berbeda-beda.
Pengertian Puisi
Puisi adalah karya sastra yang dijadikan sarana untuk mencurahkan gagasan, perasaan, dan hati nurani penulisnya. Puisi juga bisa didefinisikan sebagai ragam sastra yang bahasanya terikat irama, matra, rima, dan penyusunan larik serta bait.
Setiap baris dalam puisi berupaya mengunggah perasaan serta membangkitkan imajinasi. Di sisi lain, puisi juga dapat memberikan hiburan dan kesenangan bagi mereka yang membaca atau mendengarnya.
Jenis-jenis Puisi
Secara umum, puisi dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:
Puisi Lama
Puisi lama adalah puisi yang masih dipengaruhi adat istiadat atau tradisi. Kebanyakan pengarang puisi lama tidak diketahui atau anonim. Contohnya, yaitu pantun, syair, gurindam.
Puisi Baru
Puisi baru masih diikat oleh beberapa aturan, salah satunya adalah aturan tentang jumlah baris. Misalnya, kuatrin, distikon, setima, kuint, dan lainnya.
Puisi Modern
Berbeda dengan puisi lama dan baru, puisi modern sudah bebas. Tidak ada aturan-aturan yang mengikatnya.
Unsur Intrinsik Puisi
Mengutip buku Bahasa dan Sastra Indonesia tulisan Tim Grasindo (2005:98), puisi dibentuk oleh perpaduan dua unsur, salah satunya adalah unsur intrinsik. Unsur tersebut adalah komponen pembentuk puisi yang berasal dari dalam puisi itu sendiri.
Berikut adalah unsur intrinsik puisi selengkapnya.
Tema
Tema adalah pokok permasalahan yang hendak dibahas oleh penyair. Beberapa contoh tema yang sering digunakan adalah kemanusiaan, ketuhanan, patriotisme, cinta kasih, pendidikan, dan lainnya.
Amanat
Suatu puisi harus mengandung amanat atau pesan tersirat yang hendak disampaikan oleh penyair. Amanat dapat disisipkan di balik tema yang diungkap ataupun diumumkan secara lisan.
Suasana dan Perasaan
Suasana adalah efek psikologis yang muncul setelah seseorang membaca atau mendengar puisi. Sedangkan perasaan merupakan suasana hati penyair yang diungkapkan lewat puisi.
Nada
Nada sangat berpengaruh untuk pembacaan puisi. Nada sendiri merupakan sikap penyair terhadap pembaca. Nada bisa bersikap menggurui, menyindir, mengejek, atau menasihati.
(GTT)
Frequently Asked Question Section
Apa Itu Puisi?

Apa Itu Puisi?
Puisi adalah ragam sastra yang bahasanya terikat irama, matra, rima, dan penyusunan larik serta bait.
Jenis-jenis Puisi

Jenis-jenis Puisi
Ada tiga jenis puisi, yaitu puisi lama, puisi baru, dan puisi modern.
Unsur Intrinsik Puisi

Unsur Intrinsik Puisi
Beberapa unsur intrinsik puisi adalah tema, nada, dan lainnya.
