kumparan
News27 April 2020 15:52

Tata Cara Salat Tarawih Empat Rakaat Sekali Salam

Konten kiriman user
siti-rahmanah-mat-daud-5C0e03S-2UI-unsplash.jpg
Ilustrasi persiapan salat tarawih di masjid. Foto: Unsplash
Salat tarawih merupakan salah satu bentuk amalan sunah yang bisa dilakukan umat Islam di bulan Ramadhan. Salat sunah satu ini dilakukan setelah melaksanakan salat Isya.
ADVERTISEMENT
Biasanya salat tarawih dilaksanakan secara berjamaah di masjid. Sayangnya, sejak pandemi virus corona melanda, Kementerian Agama serta MUI mengimbau masyarakat untuk melakukan ibadah salat tarawih di rumah.
Tujuannya, agar tidak terjadi persebaran virus corona yang semakin meluas. Melaksanakan salat tarawih di rumah masing-masing pun sama pahalanya dengan di masjid. Apalagi jika dilakukan bersama dengan keluarga.

Salat Tarawih 4 Rakaat Sekali Salam

Abī Salamah Ibn ‘Abd ar-Raḥmān pernah bertanya kepada ‘Ā’isyah mengenai bagaimana salat Rasulullah saw di bulan Ramadhan. Sebagaimana tertuang dalam hadis Nabi saw yang diriwayatkan oleh al-Bukhārī dan Muslim dari ‘Ā’isyah r.a
Lalu, ‘Ā’isyah menjawab Nabi saw tidak pernah melakukan salat sunah di bulan Ramadhan dan bulan lainnya lebih dari sebelas rakaat. Beliau salat empat rakaat dan jangan engkau tanya bagaimana indah dan panjangnya. Kemudian beliau salat lagi empat rakaat, dan jangan engkau tanya bagaimana indah dan panjangnya. Kemudian beliau salat tiga rakaat.
ADVERTISEMENT
Hadis tersebut menegaskan bahwa salat tarawih boleh dilaksanakan sebanyak 8 rakaat dengan mengucapkan salam setiap empat rakaatnya. Lalu, dilanjutkan dengan salat witir tiga rakaat dan salam.

Tata Cara Salat Tarawih 4 Rakaat Sekali Salam

falaq-lazuardi-142vWPG3TAM-unsplash.jpg
Ilustrasi salat tarawih sendiri di rumah. Foto: Unsplah
Adapun tata cara salat tarawih empat rakaat sekali salam adalah sebagai berikut:
Mengikrarkan niat salat tarawih sesuai dengan posisinya, sebagai imam atau makmum.
  • Niat salat tarawih sendiri
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.
Artinya, "Aku menyengaja sembahyang sunah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah Ta'ala."
  • Niat salat tarawih sebagai Imam
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
ADVERTISEMENT
Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.
Artinya, "Aku menyengaja salat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah Ta'ala."
  • Niat salat tarawih sebagai makmum
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.
Artinya, "Aku menyengaja salat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah Ta'ala."
Setelah membaca niat, kemudian lanjutkan dengan gerakan salat seperti biasanya dan mengakhiri salam pada rakaat keempat. Lalu, lanjutkan dengan salat tarawih lagi dengan 4 rakaat dan ditutup dengan salam. Kemudian, lakukan salat witir tiga rakaat sebagai penutup.

Salat Witir

Salat witir merupakan salat sunnah berjumlah ganjil. Umumnya dikerjakan sebanyak tiga rakaat dan dilakukan sebagai salat sunah penutup. Salat sunah ini bisa dilakukan dengan dua kali atau satu kali salam.
ADVERTISEMENT
Adapun niatnya sebagai berikut.
  • Niat salat witir tiga rakaat sebagai imam
Usholli sunnatal witri tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaan imaaman lillahi ta’aala.
Artinya, "Aku menyengaja salat sunah witir tiga rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala"
  • Niat salat witir tiga rakaat sebagai makmum
Usholli sunnatal witri tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaan ma’muuman lillahi ta’aala.
Artinya, "Aku menyengaja salat sunah witir tiga rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala"
  • Niat salat witir tiga rakaat sendiri
Usholli sunnatal witri tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaan lillahi ta’aala.
Artinya, "Aku menyengaja salat sunah witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala."
(RAA)
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan