News
·
28 Juni 2021 8:30
·
waktu baca 3 menit

Tata Cara Sholat Tahajud dan Manfaatnya untuk Umat Muslim

Konten ini diproduksi oleh Berita Hari Ini
Tata Cara Sholat Tahajud dan Manfaatnya untuk Umat Muslim (477308)
searchPerbesar
Ilustrasi melaksanakan sholat tahajud id sepertiga malam terkahir. Sumber: Freepik.com
Tata cara sholat tahajud yang benar telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad. Hukum melaksanakan sholat tahajud bagi umat Muslim adalah sunah muakkad yakni sangat dianjurkan. Sedangkan khusus bagi Rasulullah SAW, sholat tahajud hukumnya adalah wajib. Sebagaimana dikatakan dalam hadis berikut:
ADVERTISEMENT
"Tiga hal yang bagiku wajib sedangkan bagi umatku adalah sunah yaitu sholat tengah malam (tahajud), witir, dan menggosok gigi (siwak)."
Sholat tahajud dilaksanakan di malam hari, khususnya di sepertiga malam terakhir. Dikutip dari buku Terapi Sholat Tahajud oleh Prof. Dr. Moh. Sholeh, sholat tahajud sebenarnya dapat dilakukan kapan saja terhitung setelah isya' sampai masuknya waktu subuh. Namun, waktu istimewa untuk melaksanakannya adalah di sepertiga malam terakhir.

Tata Cara Sholat Tahajud

Pelaksanaan sholat tahajud sama seperti pelaksanaan sholat sunnah lainnya, yang membedakan adalah niatnya. Berikut adalah niat sholat tahajud.
اُصَلِّى سُنَّةً التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatan tahajjudi rak’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’alla.
Artinya: Aku niat sholat sunat tahajud 2 rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.
ADVERTISEMENT
Setelah membaca niat, selanjutnya adalah mengucapkan takbir (Allahu Akbar) sembari mengangkat kedua tangan sampai daun telinga. Kemudian membaca surat Iftitah (sunnah) dan disusul membaca Al-Fatihah beserta surat pendek Al–Quran yang telah dihafalkan.
Gerakan dilanjutkan dengan rukun sholat lainnya yakni rukuk, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud kembali lalu bangkit dari sujud dan mengulang membaca surat Al-Fatihah beserta surat pendek Al-Quran.
Setelah membaca surat pendek di rakaat kedua, sholat dilanjutkan dengan rukuk, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud, duduk tahiyat akhir dan salam.
Setelah salam, sangat dianjurkan untuk berzikir terlebih dahulu, memanjatkan doa, dan melangitkan harapan dan permohonan ampun ke langit. Dikutip dari Buku Dahsyatnya Tahajud, Subuh, & Dhuha oleh Adnan Tarsyah, lafal doa yang bisa diucapkan adalah sebagai berikut.
ADVERTISEMENT
اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ
Artinya, "Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar.
ADVERTISEMENT
Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku.”
Tata Cara Sholat Tahajud dan Manfaatnya untuk Umat Muslim (477309)
searchPerbesar
Ilustrasi melaksanakan sholat tahajud id sepertiga malam terkahir. Sumber: Freepik.com

Manfaat Sholat Tahajud

Sholat tahajud memiliki manfaat yang sangat besar bagi siapapun yang mendirikannya. Mengutip Buku Dahsyatnya Tahajud, Subuh, & Dhuha oleh Adnan Tarsyah, terdapat 3 manfaat utama dilaksanakannya sholat tahajud.
1. Membawa ke tempat terpuji dan mula di sisi-Nya
Inilah janji dari Allah SWT yang akan mengangkat umat-Nya ke tempat yang terpuji bagi mereka yang melakukan sholat tahajud dengan tekun dan ikhlas mengharap ridha Sang Ilahi.
ADVERTISEMENT
وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِۦ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا
Artinya: "Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji."
2. Ritual sholat yang mujarab untuk mengantarkan doa dan harapan
Sholat tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang utama, dan merupakan media yang mustajab untuk menghantarkan doa-doa dan harapan kepada Allah. Kemustajaban waktu di sepertiga malam terakhir ini tercantum dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.
"Pada tiap malam, Tuhan kami turun (ke langit dunia) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman: "Barangsiapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barangsiapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaannya. Dan barangsiapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia."
ADVERTISEMENT
3. Merajut kedekatan dengan Sang Ilahi
Menunaikan sholat tahajud dengan tekun dan konsisten juga akan membuat umat Muslim makin dekat dengan Sang Ilahi. Kedekatan ini niscaya akan membuat hati dan batin kian tenang dalam menghadapi kehidupan yang penuh dinamika ini.
Siapapun yang tekun menjalani sholat tahajud, niscaya ia akan mengalami aura ketentraman hati dan sensasi kebahagiaan yang menghujam dalam jiwanya. Ia bisa merasakan kedekatan dan membangun interaksi yang intens dengan Sang Pemberi hidup.
(ULY)