News
·
29 Juni 2021 15:00
·
waktu baca 3 menit

Tuntunan Sholat Tahajud: Niat, Tata Cara, dan Doa yang Diucapkan

Konten ini diproduksi oleh Berita Hari Ini
Tuntunan Sholat Tahajud: Niat, Tata Cara, dan Doa yang Diucapkan (568)
searchPerbesar
Ilustrasi tuntunan sholat tahajud. Sumber: Freepik.com
Sholat Tahajud adalah sholat sunnah muakkad yang paling utama untuk dikerjakan. Sholat ini dapat diamalkan di malam hari, seusai sholat Isya sampai terbitnya fajar. Namun, lebih diutamakan dilaksanakan di sepertiga malam terakhir, yakni sekitar pukul 01.00-waktu subuh.
ADVERTISEMENT
Ketentuan pelaksanaan sholat tahajud adalah umat Muslim harus tidur terlebih dahulu meski hanya sebentar. Hal tersebut didasarkan pada hadits riwayat Katsir bin Abbas dari sahabat al-Hajj bin Amr, ia berkata:
Di antara kalian menyangka ketika melakukan sholat di malam hari sampai subuh dia merasa telah tahajud. Tahajud adalah sholat yang dikerjakan setelah tidur, kemudian sholat setelah tidur. Itulah sholatnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.”
Ada banyak manfaat yang bisa didapat seorang Muslim jika mengerjakan sholat tahajud. Dalam Buku Dahsyatnya Tahajud, Subuh, & Dhuha oleh Adnan Tarsyah, setidaknya ada tiga manfaat yang bisa didapat, yakni:
1. Membawa ke tempat terpuji dan mulia di sisi-Nya
Ini adalah janji Allah SWT yang akan mengangkat hamba-Nya ke tempat terpuji bagi mereka yang mengamalkan sholat tahajud dengan tekun dan ikhlas mengharap ridha Sang Ilahi.
ADVERTISEMENT
وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِۦ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا
Artinya: "Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji."
2. Ritual sholat yang mujarab untuk mengantarkan doa dan harapan
Sholat tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang utama, dan merupakan media yang mustajab untuk mengantarkan doa-doa serta harapan kepada Allah. Kemustajaban waktu di sepertiga malam terakhir ini tercantum dalam sebuah hadist yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim.
"Pada tiap malam, Tuhan kami turun (ke langit dunia) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman: "Barangsiapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barangsiapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaannya. Dan barangsiapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia."
ADVERTISEMENT
3. Merajut kedekatan dengan Allah
Menunaikan sholat tahajud dengan tekun dan konsisten juga akan membuat umat Muslim makin dekat dengan Sang Ilahi. Kedekatan ini akan membuat hati dan batin kian tenang dalam menghadapi kehidupan yang penuh dinamika.
Siapa pun yang tekun mengamalkan sholat tahajud, niscaya ia akan mengalami ketentraman hati. Seorang Muslim akan bisa merasakan kedekatan dan membangun interaksi yang intens dengan Allah.
Tuntunan Sholat Tahajud: Niat, Tata Cara, dan Doa yang Diucapkan (569)
searchPerbesar
Ilustrasi tuntunan sholat tahajud. Sumber: Freepik.com

Tuntunan Sholat Tahajud

Niat Sholat Tahajud
Niat sholat tahajud ini diucapkan secara bersamaan ketika seorang Muslim akan mengangkat tangannya untuk melakukan takbiratul ihram.
اُصَلِّى سُنَّةً التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatan tahajjudi rak’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’alla.
Artinya: Aku niat sholat sunat tahajud 2 rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.
ADVERTISEMENT
Tata Cara Sholat Tahajud
Sholat tahajud dilaksanakan minimal 2 rakaat. Jika lebih dari 2 rakaat, maka setiap 2 rakaat harus diakhiri dengan salam. Kemudian, berdiri lagi untuk melakukan rakaat lainnya. Berikut adalah tata cara sholat tahajud sesuai dengan syariat Islam.
  1. Setelah membaca niat, ucapkan takbir (Allahu Akbar) sembari menyempurnakan mengangkat kedua tangannya sampai ke daun telinga.
  2. Membaca doa iftitah (sunnah).
  3. Membaca Al-Fatihah.
  4. Membaca surat pendek Alquran (sunnah).
  5. Rukuk, i'tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud kedua.
  6. Bangkit dari sujud untuk rakaat kedua, kemudian membaca surat Al-Fatihah.
  7. Membaca surat pendek Alquran (sunnah).
  8. Rukuk, i'tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud kedua.
  9. Duduk tahiyat akhir dan membaca tasyahud beserta sholawat.
  10. Salam.
Doa Setelah Sholat Tahajud
Setelah salam, dianjurkan seorang Muslim untuk berzikir terlebih dahulu, memanjatkan doa, serta melangitkan harapan dan permohonan ampun ke langit. Pasalnya, waktu di sepertiga malam terakhir termasuk ke dalam waktu yang mustajab.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari Buku Dahsyatnya Tahajud, Subuh, & Dhuha oleh Adnan Tarsyah, lafal doa yang bisa diucapkan adalah sebagai berikut.
اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ
Artinya, "Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar.
ADVERTISEMENT
Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku.”
(ULY)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020