kumparan
27 November 2019 17:58

Bedak Ketiak Dikira Narkoba, Gadis Indonesia Ditahan Polisi Singapura

Sharonia Paruntu 3.jpg
Foto: Facebook/Stanley Paruntu
Sharonia Paruntu, gadis asal Indonesia ditahan oleh pihak kepolisan Singapura dan mendadak jadi sorotan. Wanita yang berprofesi sebagai Make Up Artist (MUA) ini dituding membawa narkoba, ketika menginap di Hotel W Singapura.
ADVERTISEMENT
Tuduhan ini bermula ketika staf hotel melihat bungkusan plastik berisi bubuk putih, di dalam kamar hotel yang diinapi Sharonia dan teman-temannya. Padahal bubuk putih itu hanya bedak tawas, yang digunakan sebagai deodoran ketiak.
Sharonia Paruntu 2.jpg
Foto: Facebook/Stanley Paruntu
Melansir The New Paper, kejadian ini bermula ketika Sharonia Paruntu menginap di hotel bersama teman-temannya untuk merayakan ulang tahunnya pada 10 November lalu. Sekitar pukul dua pagi, dua teman Sharonia terkunci di kamar mandi hotel.
Ketika mereka mencoba membuka pintu kamar mandi, pintu itu malah semakin rusak. Mereka akhirnya memutuskan untuk menghubungi pihak hotel, demi meminta bantuan.
Pihak hotel kemudian tiba di kamar mereka dan melihat bungkusan berisi bubuk putih itu. Pihak hotel akhirnya mengubungi pihak kepolisian atas kecurigaan mereka terhadap bubuk putih yang dibawa Sharonia Paruntu.
Sharonia Paruntu (1).jpg
Foto: Facebook/Stanley Paruntu
Seorang pria dan tiga wanita, termasuk Sharonia Paruntu, akhirnya ditangkap dari kamar hotel mereka atas dugaan penggunaan obat-obatan terlarang. Sharonia dan kawan-kawannya diborgol dan digiring keluar dari hotel oleh polisi.
ADVERTISEMENT
Mendekam di dalam tahanan selama 14 jam, keesokan harinya pada 11 November pukul 01:43 dini hari waktu setempat, mereka dibebaskan. Setelah melalui tahap pengujian, bubuk putih itu dinyatakan negatif narkoba.
Kejadian ini pun viral setelah diceritakan Sharonia Paruntu melalui fitur Instagram Story akun pribadinya. Unggahan Instagram Story Sharonia pun diunggah ulang oleh sang ayah, Stanley Paruntu melalui akun Facebooknya.
"Kasihan anakku ulang tahunnya di kantor polisi di penjara. Karena Hotel W Sentosa Singapura membuat laporan anakku pesta narkoba, padahal yang mereka curigai adalah tawas deodoran bubuk yang ditaruh di kantung obat. Cerita lengkapnya di Instagram anak perempuanku. ID Instagram: sharoniaparuntu," tulis Stanley Paruntu dalam unggahan Facebooknya, Selasa (12/11).
Unggahan Stanley Paruntu pun viral setelah dibagikan lebih dari 6 ribu kali dan diramaikan ratusan komentar warganet. Banyak yang membela Stanley Paruntu dan putrinya, namun tidak sedikit yang menganggap kecurigaan pihak hotel adalah hal yang wajar.
ADVERTISEMENT
"Minta gantiin rugi tuh udah buang waktu om," ujar Garcia Alvaro Jovanny.
"Pak, itu polisi Singapura juga harus dituntut." sahut John Smith.
"Staf tidak salah dan polisi hanya melakukan tugas mereka, kau hanya sedang tidak beruntung," ujar Chan Kahyew.
"Siapa juga yang akan menaruh bedak dalam kantung pklastik seperti itu. Bawa bedaknya dalam botol atau kaleng. Karena berat dan tebal? Kau malah membuat kesalahpahaman akibat sekadar ingin nyaman," tambah Leong Sk.
(rin)
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan