kumparan
14 Mar 2019 8:04 WIB

Bermimpi Punya Maskapai, Bocah Ini Kirim Surat ke CEO Maskapai Besar

Ilustrasi pesawat terbang (Foto: Pixabay)
Sejak kecil, kita pasti punya mimpi dan impian yang ingin sekali diwujudkan. Kita bahkan bisa lakukan hal apa saja untuk bisa meraih mimpi tersebut.
ADVERTISEMENT
Begitu pula dengan Alex Jacquot. Bocah 10 tahun yang bermimpi punya maskapai penerbangan.
Alex ingin mendirikan maskapai pesawat terbang yang diberi nama Oceania Express. Untuk membuktikan keseriusan impiannya, ia bahkan telah memikirkan jenis pesawat apa yang ia butuhkan, nomor penerbangan hingga cateringnya bersama dengan temannya yang ia sebut sebagai wakil CEO.
Tak tanggung-tanggung, demi mewujudkan impiannnya menjadi nyata, Alex pun menyurati Alan Joyce, CEO Qantas, maskapai penerbangan asal Australia.
Dengan tulisan tangannya yang khas, ia meminta saran kepada Alan terkait dunia penerbangan lainnya.
Surat Alex Jacquot. (Foto: Twitter @Qantas)
Surat Alex Jacquot (Foto: Twitter !Qantas)
Ada 3 hal yang Alex tanyakan, yaitu;
  1. Apa yang bisa Alex lakukan dengan maskapai buatannya selama liburan sekolah? (Alex sangat suka bekerja di maskapainya, maka itu ia ingin menghabiskan masa liburan sekolahnya untuk membesarkan Ocenia Express. Namun, sayangnya ia tidak punya ide apa yang bisa ia lakukan).
  2. Ada tips nggak untuk memulai sebuah maskapai?
  3. Apa Alan punya tips bagaimana cara kita bisa tidur di dalam penerbangan panjang dari Sydney/Melbourne ke London yang ditempuh selama 25 jam?
ADVERTISEMENT
Dikutip dari akun Twitter Qantas, tak disangka ternyata surat dari Alex dibalas oleh Alan. Berbeda dengan surat Alex yang ditulis menggunakan pensil, surat balasan Alan merupakan surat resmi berlogo Qantas.
Kabar baiknya pula, Alan bahkan berniat mencari waktu untuk bisa rapat dengan Alex. Bagi Alan, Alex merupakan pengecualian. Sebab, CEO Qantas ini merupakan tipikal orang yang tidak suka memberi saran ke kompetitor, tapi tidak untuk Alex.
Alan mengundang bocah 10 tahun ini rapat di kantor pusat Qantas, sekaligus mengajaknya tur di ruang operasional maskapai asal Australia ini.
"Aku bukan tipikal orang yang suka memberi saran ke kompetitor. Tapi, Alex merupakan pengecualian. Sebab, aku pernah menjadi bocah yang punya rasa penasaran tentang penerbangan dan segala kemungkinannya," tulis Alan di surat balasannya.
ADVERTISEMENT
Meski belum diketahui kapan pastinya jadwal pertemuan itu. Tampaknya, mimpi dan impian Alex akan semakin mudah digapai.
Kalau mimpimu waktu kecil dulu, apa? (NS)
-----------------------------------------------------------------------------------------
Baca lebih banyak berita mengenai artis/seleb/sepak bola/info unik lebih nyaman di aplikasi kumparan.
Download aplikasi Android di sini.
Download aplikasi iOS di sini.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan