kumparan
KONTEN PENGGUNA
12 November 2019 17:46

Bubuhkan Cerita Romantis, Undangan Pernikahan Ini Bikin Warganet Baper

pexels-photo-1467193.jpeg
Ilustrasi undangan pernikahan. (Foto: Pexels)
Sebagai salah satu momen penting dalam hidup, orang-orang biasanya mempersiapkan segala yang terbaik untuk pernikahan, termasuk undangannya.
ADVERTISEMENT
Ada begitu banyak ragam format undangan yang bisa diaplikasikan oleh calon mempelai. Undangan pada umumnya mencantumkan jadwal pernikahan, lokasi pesta,nama kedua mempelai, nama keluarga dan disertai ornamen bunga.
Namun, baru-baru ini ada undangan yang menjadi sorotan warganet. Hal itu terjadi lantaran kemasannya tidak seperti undangan pada umumnya.
Diunggah oleh akun Twitter @dewahoya pada Kamis (7/11), potret undangan itu berupa kertas sobekan buku dengan beberapa paragraf tulisan beserta nomor halaman. Layaknya bagian dari novel, undangan itu diberi judul bab 'Sebuah Akhir untuk Perjalanan Selanjutnya.'
Undangan tersebut terdiri dari dua lembar kertas yang terdiri dari sudut pandang mempelai pria, dan juga mempelai wanita.
WhatsApp Image 2019-11-12 at 4.36.20 PM.jpeg
Undangan dari sudut pandang calon mempelai pria. (Foto: twitter @dewahoya)
Bagian awal tulisan tersebut mengenang awal perjalanan cinta kedua mempelai. Tentang bagaimana arti pasangan mereka masing-masing.
EI0n2ihUUAAP6Oe.jpg
Undangan dari sudut pandang calon mempelai wanita. (Foto: twitter @dewahoya)
Pada akhir tulisan, disiratkan lewat cerita tersebut jadwal akad, resepsi dan lokasinya. Layaknya novel, untuk cerita selanjutnya, dibubuhkan sebuah barcode.
ADVERTISEMENT
Akhirnya, cerita itu masih berlanjut. Hingga akad selesai, ada cerita yang dipajang di sebuah papan pada resepsi pernikahan tersebut. Menggambarkan tentang bagaimana suasana akad berjalan, dan sebuah cerita baru telah dimulai.
EI_zpHwVUAAPwLH.jpg
Foto kelanjutan setelah cerita di undangan. (Foto: Twitter @dewahoya)
Terkait hal ini banyak warganet yang mengagumi cara yang beda dari kedua mempelai ini. Namun, ada juga yang pesimis, bahwa cara seperti ini belum tentu bisa diterima orang tua.
"Keren anti-mainstream." tutur akun @sunflowerkdr.
"Kalo di bikin di pedesaan. Emak2 'ni siapa?, anaknya siapa? Kapan nikahnya kaga ada tanggal resepsi sama denah lokasi, astaga ce romlaaaaahh di undang ngga? Ini ak jg lg bingung, knp? Kok undangnya ga ada turut mengundang sgenap ganjil genapnya? Wow aku siapa?," timpal akun @aresecure.
ADVERTISEMENT
(wnd)
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan