kumparan
13 September 2019 14:10

Kisah Maggie, Anjing yang Disiksa 17 Kali lalu Jadi Anjing Terapi

maggie.jpg
Maggie dan teman anjingnya. (Foto: Instagram @Maggiethewunderdog)
Maggie adalah anjing berumur lima tahun. Dia bisa dibilang anjing yang sangat beruntung. Untuk sampai ke titik ini, dia harus melalui hidup yang sangat berat.
ADVERTISEMENT
Kisahnya bermula di Lebanon. Saat itu, Maggie sedang hamil. Dia diikat, dipukuli, dan ditembak sebanyak 17 kali oleh seseorang. Hal itu membuat Maggie kehilangan penglihatannya. Rahangnya juga patah dan kupingnya dipotong sebelah.
maggie therapy dog.jpg
Maggie. (Foto: Instagram @Maggiethewunderdog)
Beruntung, ada orang yang menemukannya. Orang itu lalu mem-posting keadaan Maggie ke media sosial. Tak butuh waktu lama, pertolongan datang dari London.
Maggie pun akhirnya menjalani serangkaian operasi dan perawatan. Sampai akhirnya, dia diadopsi seorang selebgram asal Inggris, Kasey Carlin.
“Dia mengajarkanku banyak sekali hal. Perlakukan orang lain seperti kau ingin diperlakukan, jangan nilai buku berdasarkan sampulnya, hiduplah dengan sepenuh hati, tolonglah sesama, dan kamu bisa melakukan apapun yang kamu percaya!” kata Kasey kepada Bored Panda.
maggie free hug.jpg
Maggie. (Foto: Instagram @Maggiethewunderdog)
Setelah diadopsi Kasey, Maggie dibuatkan akun Instagram. Username-nya @maggiethewunderdog. Akun itu kini sudah punya 250 ribu followers dan sudah bercentang biru.
ADVERTISEMENT
Maggie juga kini resmi menjadi anjing terapi. Dia sering berkeliling di rumah sakit, panti jompo, hingga universitas untuk membawa kebahagiaan dan kedamaian.
“Setiap hari, anjing ini mengingatkanku untuk terus jadi lebih baik,” ujar Kasey.
(NS)
Baca lebih banyak berita mengenai berita heboh/seleb/sepak bola/info unik lebih nyaman di aplikasi kumparan.
Download aplikasi Android di sini.
Download aplikasi iOS di sini.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan