News
·
3 Mei 2021 19:20

Amalan, Tata Cara, dan Niat Itikaf di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Konten ini diproduksi oleh Berita Terkini
Amalan, Tata Cara, dan Niat Itikaf di 10 Hari Terakhir Ramadhan (354664)
Ilustrasi Itikaf di 10 Hari Terakhir Ramadhan. Sumber: Unsplash.com
Kini (3/5) umat muslim telah memasuki sepuluh hari terakhir Ramdhan, artinya ibadah Itikaf pun mulai dilakukan. Berikut adalah penjelasan tentang pengertian Itikaf.
ADVERTISEMENT

Pengertian Itikaf

Bila dilihat dari segi bahasa, Itikaf berarti berdiam diri, menetap. Sementara menurut istilah, dalam kitab Ar-Raudhul Murbi Syarh Zadul Mustaqni karya Syaikh Manshur bin Yunus Al-Bahuty, Itikaf dijelaskan sebagai kegiatan menetap seorang muslim (termasuk mumayyiz, alias muslim yang belum baligh) di dalam masjid walau hanya sesaat.
Allah SWT menjelaskan mengenai perintah Itikaf dalam firman-Nya, di surat Al-Baqarah ayat 187,

“Dan janganlah kamu pergauli mereka (istri-istrimu) ketika beri’tikaf dalam masjid”.

Larangan untuk bercampur dengan istri dalam ayat di atas merupakan indikasi bahwa Itikaf termasuk ibadah. Simak penjelasan lebih lanjut mengenai bacaan niat, tata cara, dan amalan ketika beritikaf di bawah ini!

Bacaan Niat Itikaf

Bersumber dari situs Nadhlatul Ulama, niat Itikaf dapat dilafalkan melalui doa Itikaf yakni,
ADVERTISEMENT

Nawaitu an a‘takifa fi hadzal masjidi ma dumtu fih

Artinya: “Saya berniat itikaf di masjid ini selama saya berada di dalamnya”

Lafal niat ini dibaca ketika kita baru masuk masjid dan memang menyengaja untuk berdiam diri selama beberapa hari.

Tata Cara dan Amalan Itikaf di Bulan Ramadhan

Itikaf pada hakikatnya adalah upaya pengasingan diri hamba di dalam rumah Allah SWT. Tentu tujuannya tidak lain untuk mendekatkan diri kepada-Nya.
Adapun tata cara untuk melakukan Itikaf menurut ajaran Islam, yaitu:
1. Dilakukan di dalam masjid.
2. Tidak ada ketentuan masjid lokasi Itikaf alias boleh di masjid mana saja selama memungkinkan untuk melakukan sholat wajib (lima waktu) di dalamnya.
3. Wanita juga boleh untuk melaksanakan Itikaf. Hal ini didasarkan pada sabda Nabi Muhammad SAW,
ADVERTISEMENT

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan Itikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadhan hingga wafatnya, kemudian para istri beliau pun beritikaf sepeninggalnya.” (HR Bukhari dan Musim)

4. Bila berniat Itikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadhan, maka Anda dapat mulai beritikaf di waktu shubuh tanggal 21 Ramadhan. Itikaf berakhir setelah waktu shubuh di tanggal 1 Syawal.
Amalan-amalan yang dapat Anda lakukan ketika menjalani Itikaf antara lain:
  • Shalat. Selain yang wajib, perbanyak juga amalan sunnah, seperti shalat Dhuha, Tarawih (di malam Ramadhan), Tahajud, Witir, dan sunah Rawatib.
  • Berdzikir.
  • Membaca Alquran dan mempelajarinya.
  • Banyak berdoa dan bermunajat.
Semoga artikel ini bisa menambah pengetahuan Anda tentang amalan, tata cara dan niat itikaf di bulan Ramadhan. Selamat berpuasa. (AA)
ADVERTISEMENT