News
·
26 Maret 2021 12:05

Bacaan Doa Buka Puasa Arafah Lengkap dengan Artinya

Konten ini diproduksi oleh Berita Terkini
Bacaan Doa Buka Puasa Arafah Lengkap dengan Artinya (203539)
searchPerbesar
Ilustrai berdoa. Sumber: freepik.com
Puasa arafah adalah puasa yang dilakukan menjelang hari raya Idul Adha. Doa buka puasa arafah saat bulan Dzulhijjah dapat dilafalkan saat Anda menyantap makanan atau minuman sesaat setelah melakukan ibadah puasa selama sehari. Menurut buku Suara Muhammadiyah (2007: 40), puasa arafah untuk kaum muslimin di Indonesia dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah.
ADVERTISEMENT
Puasa arafah termasuk puasa sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk dikerjakan saat bulan Dzulhijjah dengan kondisi tidak sedang melakukan ibadah haji. Puasa sunnah ini memiliki banyak keutamaan. Salah satunya adalah dapat menghapus segala dosa yang terjadi setahun lalu.

Apakah Bacaan Doa Buka Puasa Arafah Sama dengan Puasa Ramadhan?

Sebenarnya puasa arafah tidak jauh berbeda dengan puasa Ramadhan. Namun, dalam pelafalan niatnya terdapat beberapa hal yang berbeda. Menjalankan puasa arafah dengan ikhlas dan khidmat akan mendapat ampunan dari Allah SWT.
Sebelum memulai puasa arafah, tentu kita diwajibkan untuk membaca niat terlebih dahulu. Adapun niat puasa arafah adalah sebagai berikut.
Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta’alaa
Artinya, “Saya niat puasa sunnah arafah karena Allah Ta’ala.”
ADVERTISEMENT
Niat ini bisa dibaca saat malam hati atau ketika sahur. Sedangkan doa buka puasa arafah, yaitu.
Allahumma laka shumtu wabika amantu wa’ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar rahimiin
Artinya, “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dengan rizqi-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat yang Maha Penyayang.”
Bisa dilihat jika bacaan doa untuk buka puasa arafah sama dengan doa buka puasa lainnya. Saat mengerjakan puasa arafah, Anda dapat memperbanyak amalan sunnah lainnya, seperti membaca Al-Quran, berdzikir, berbuat bagi kepada orang lain, maupun bersedekah.
Meskipun puasa arafah termasuk puasa sunnah, namun tentu akan lebih baik jika kita melaksanakan sebagai bentuk amalan di bulan Dzulhijjah dengan harapan mendapat ridho dari Allah SWT dan semakin dekat kepada-Nya. Akan tetapi, tidak lantas Anda meninggalkan ibadah wajib lainnya. Sebagai seorang muslim, tentu kita senantiasa harus melakukan ibadah yang diperintahkan oleh Allah SWT. (AS)
ADVERTISEMENT