Hukum Puasa Orang yang Sudah Mumayyiz Berdasarkan Hadist dalam Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah sah puasa orang yang sudah mumayyiz? Jelaskan! Sebagian siswa kelas 3 belum berhasil menjawab soal ini dengan tepat.
Puasa yang benar adalah puasa yang dilaksanakan dengan memenuhi ketentuan agama Islam. Dengan demikian, puasa dapat dilakukan dengan benar dan sah.
Apakah Sah Puasa Orang yang Sudah Mumayyiz? Jelaskan!
Dalam Islam, terdapat syarat agar hukum ibadah puasa yang dilakukan muslim menjadi sah. Diambil dari buku Fikih MI Kelas III, Yusak Burhanudin, Muhammad Najib (2021:84), berikut adalah jawaban untuk soal apakah sah puasa orang yang sudah mumayyiz? Jelaskan.
Syarat sah puasa antara lain sebagai berikut.
1. Mumayyiz
Mumayyiz adalah orang yang dapat membedakan antara hal yang baik dan hal yang tidak baik. Mumayyiz disebut pula sebagai orang yang telah balig.
Bagi seorang muslim yang belum dewasa, melaksanakan ibadah puasa bukanlah perkara yang wajib baginya, sebab anak- anak dalam Islam belum dibebani hukum.
Kecuali, apabila puasa itu dilaksanakan anak yang sudah mumayyiz, maka sah puasanya dan diberi pahala, sekalipun puasa itu belum diwajibkan kepadanya.
Hal tersebut diperkuat dalam hadist berikut ini,
رُفِعَ الْقَلَمُ عَنْ ثَلَاثٍ, عَنِ الصَّبِيِّ حَتَّى يَبْلُغَ، وَعَنِ النَّائِمِ حَتَّى يَسْتَيْقِظَ، وَعَنِ الْمَجْنُونِ حَتَّى يُفِيقَ.
Artinya: "Tidak dibebani hukum tiga macam orang, anak-anak sehingga ia dewasa, orang tidur sehingga ia bangun, orang gila sehingga ia sembuh"(HR. Ahmad).
2. Beragama Islam
Seseorang yang berpuasa harus beragama Islam. Hal itu karena beragama Islam menjadi syarat sahnya puasa. Hukum puasa yang dilakukan oleh orang kafir itu tidak sah.
3. Suci dari Haid dan Nifas (Khusus bagi Perempuan)
Perempuan yang haid dan nifas tidak wajib berpuasa. Akan tetapi, mereka wajib menggantinya pada hari lain sesuai dengan banyaknya hari yang ditinggalkan.
4. Pada Waktu yang Dibolehkan Berpuasa
Apabila berpuasa pada waktu-waktu yang dilarang, maka puasa tersebut tidak sah. Nabi Muhammad Saw telah menjelaskan waktu-waktu yang dilarang untuk berpuasa, yaitu hari-hari Tasyrik (tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijah).
Baca juga: Hukum Puasa Belum Mandi Wajib, Sah atau Tidak?
Apakah sah puasa orang yang sudah mumayyiz? Jelaskan! Anak kecil tidak diwajibkan untuk berpuasa, tetapi puasanya tetap sah, kalau dia sudah mumayyiz.(DK)
