Konten dari Pengguna

Ide dan Cita-Cita dari Seorang Dokter yang Membentuk Organisasi Budi Utomo

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi Berdirinya Organisasi Modern Pertama Yaitu Budi Utomo, Berawal Dari Ide atau Gagasan dan Cita-Cita dari Seorang Dokter Yaitu. Sumber: Foto Unsplash/Elisa Calvet B.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Berdirinya Organisasi Modern Pertama Yaitu Budi Utomo, Berawal Dari Ide atau Gagasan dan Cita-Cita dari Seorang Dokter Yaitu. Sumber: Foto Unsplash/Elisa Calvet B.

Berdirinya organisasi modern pertama yaitu Budi Utomo, berawal dari ide atau gagasan dan cita-cita dari seorang dokter yaitu dr Wahidin Soedirohusodo. Lantas, siapa dokter Wahidin Soedirohusodo?

Dokter Wahidin Soedirohoesodo lahir di Mlati, Sleman, Yogyakarta, pada tanggal 7 Januari 1852. Dokter Wahidin Soedirohoesodo mengenyam pendidikan dasar di Yogyakarta. Selanjutnya, melanjutkan pendidikan di Europeesche Lagere School (ELS).

Berdirinya Organisasi Modern Pertama yaitu Budi Utomo, Berawal dari Ide atau Gagasan dan Cita-Cita dari Dokter Siapa?

Ilustrasi Berdirinya Organisasi Modern Pertama Yaitu Budi Utomo, Berawal Dari Ide atau Gagasan dan Cita-Cita dari Seorang Dokter Yaitu. Sumber: Foto Unsplash/Kimberly Farmer

Berdirinya organisasi modern pertama yaitu Budi Utomo, berawal dari ide atau gagasan dan cita-cita dari seorang dokter, yaitu dr Wahidin Soedirohusodo. Berdasarkan buku Pengetahuan Sosial Sejarah 2, Drs. Tugiyono Ks., dkk., (2004:52), pada tahun 1906 dan 1907, dr. Wahidin Sudirohusodo mengadakan perjalanan kampanye ke seluruh Pulau Jawa.

Dalam perjalanan kampanye pada akhir 1907, dr. Wahidin bertemu dengan Sutomo, seorang mahasiswa Stovia (sekolah dokter pribumi) di Jakarta. Mereka kemudian membicarakan nasib rakyat yang masih kurang mendapat pendidikan. Keduanya tampak mempunyai gagasan dan cita-cita yang sama.

Wujud nyata cita-cita dr. Wahidin dan Sutomo adalah para pelajar Stovia membentuk organisasi yang diberi nama Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908. Budi Utomo disusun sebagai organisasi modern, sehingga disebut sebagai pelopor pergerakan nasional di Indonesia.

Lahirnya Budi Utomo pada 20 Mei 1908 merupakan cara baru perjuangan bangsa Indonesia, yaitu cara berjuang dengan tenaga persatuan dalam organisasi pergerakan politik. Peristiwa 20 Mei 1908 adalah kebangkitan dan kemenangan suatu prinsip:

  • Di alam penjajahan, tiap perubahan hanya dapat diperoleh dengan desakan suatu kekuatan.

  • Kekuatan ini harus disusun dalam suatu organisasi perserikatan dan persatuan.

  • Organisasi perserikatan/persatuan adalah sumber kekuatan perjuangan.

Dr. Wahidin memainkan peranan penting dalam menggalakkan pendidikan dan penyadaran bagi orang Jawa. Pada 1901 dr. Wahidin diangkat menjadi redaktur majalah Retnodhoemilah. Sebagai redaktur, dr. Wahidin berusaha berkomunikasi dengan kalangan luas penduduk pribumi.

Retnodhoemilah tidak hanya diterbitkan dalam bahasa Jawa, juga dalam bahasa Melayu menengah, sehingga pembaca rata-rata akan bisa menangkap isinya dengan lebih mudah.

Baca juga: Sejarah Hari Kartini dan Arti Pentingnya bagi Kaum Perempuan di Indonesia

Itulah penjelasan dari berdirinya organisasi modern pertama yaitu Budi Utomo, berawal dari ide atau gagasan dan cita-cita dari seorang dokter yaitu dr. Wahidin Soedirohusodo.