Konten dari Pengguna

Ketahui Fungsi Kumparan Sekunder pada Coil

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Fungsi Kumparan Sekunder pada Coil Adalah. Sumber: Pexel/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Fungsi Kumparan Sekunder pada Coil Adalah. Sumber: Pexel/Pixabay

Fungsi kumparan sekunder pada coil adalah menghasilkan tegangan tinggi hasil induksi elektromagnetik yang terjadi di kumparan primer. Sedangkan kumparan primer dapat menciptakan medan magnet.

Kumparan primer dan kumparan sekunder adalah salah satu komponen pada ignition coil. Tanpanya, maka ignition coil tidak dapat bekerja dengan baik.

Fungsi Kumparan Sekunder pada Coil Adalah Menghasilkan Tegangan Tinggi

Ilustrasi Fungsi Kumparan Sekunder pada Coil Adalah. Sumber: Pexel/Pixabay

Mobil merupakan salah satu moda transportasi yang ada di darat. Dikutip dari buku 365 Aktivitas Lengkap + Fakta Unik Transportasi, Pratiwi dan Berlina (2023), mobil adalah kendaraan yang bergerak dengan bahan bakar bensin atau solar.

Agar dapat bergerak, selain membutuhkan bahan bakar, mobil juga perlu mesin. Ada banyak komponen-komponen mesin mobil yang diperlukan untuk menjalankan kendaraan tersebut. Misalnya adalah sistem pengapian.

Sistem pengapian dapat menghasilkan api di ruang bakar mesin agar mobil dapat menyala. Salah satu komponen pada sistem pengapian mobil yang sangat penting adalah ignition coil.

Ignition coil merupakan komponen elektronik yang fungsinya adalah mengubah arus listrik dari baterai menjadi arus listrik tinggi. Hal itu untuk membuat busi membakar bahan bakar.

Ignition coil tersebut terdiri dari tiga bagian. Bagian tersebut adalah komponen penyekat, kumparan primer, dan sekunder.

1. Kumparan Primer

Dalam ignition coil, kumparan primer merupakan gulungan kawat tembaga. Kawat tersebut memiliki diameter sekitar 0,5 mm hingga 1 mm. Biasanya, jumlah gulungan kawat tembaga pada kumparan primer sekitar 150 hingga 300 kali yang kemudian akan mengelilingi kumparan sekunder.

Pada kumparan primer, terdapat tiga titik jalur hubungan. Tiga jalur tersebut adalah ke aki melalui primary terminal positive, ke contact point dengan melalui primary terminal negative, dan ke kumparan sekunder.

2. Kumparan Sekunder

Sementara kumparan sekunder diameter kawatnya adalah 0,05 mm sampai 0,1 mm. Dibandingkan dengan kumparan primer, jumlah gulungan kumparan primer lebih banyak. Jumlah gulungan tersebut dapat mencapai 15.000 hingga 30.000 kali lilitan.

Fungsi kumparan sekunder pada coil adalah menghasilkan tegangan tinggi. Tegangan tinggi tersebut merupakan hasil induksi dari elektromagnetik yang sebelumnya terjadi pada kumparan primer.

3. Komponen Penyekat

Komponen penyekat fungsinya adalah memisahkan kumparan primer dengan sekunder. Hal itu agar tidak terjadi korsleting. Maka dari itu, komponen penyekat ini harus bisa menahan panas dan memiliki isolator.

Baca juga: Sejarah Penemuan Mobil Pertama di Dunia beserta Jenis-Jenisnya

Jadi, fungsi kumparan sekunder pada coil adalah menghasilkan tegangan tinggi hasil induksi elektromagnetik di kumparan primer. Semoga penjelasan tadi dapat menambah wawasan dalam dunia otomotif. (FAR)