Konten dari Pengguna

Langkah-Langkah dalam Menentukan Sasaran Promosi yang Efisien bagi Masyarakat

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi langkah-langkah dalam menentukan sasaran pormosi. Foto: Unsplash/JJ Ying
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi langkah-langkah dalam menentukan sasaran pormosi. Foto: Unsplash/JJ Ying

Promosi adalah salah cara yang digunakan untuk memasarkan produk barang atau jasa, sehingga masyarakat umum dapat mengetahui akan barang atau jasa yang dipasarkan. Maka dari itu, langkah-langkah dalam menentukan sasaran promosi menjadi hal yang penting untuk diketahui.

Hal tersebut dimaksudkan agar promosi menjadi efisien dan tepat sasaran. Selain itu juga, langkah-langkah sasaran promosi tidak menghambur-hamburkan biaya untuk pemasaran.

Langkah-Langkah dalam Menentukan Sasaran Promosi Produk

Ilustrasi langkah-langkah dalam menentukan sasaran pormosi. Foto: Unsplash/Artem Beliaikin

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), promosi adalah kenaikan pangkat; naik pangkat; hal memperoleh gelar doktor; pemberian gelar doktor yang dilakukan dengan upacara khusus; perkenalan (dalam rangka memajukan usaha, dagang, dan sebagainya); reklame.

Promosi dapat dikatakan sebagai salah satu cara yang digunakan oleh perusahaan untuk mengadakan komunikasi dengan pasarnya, dengan tujuan untuk memberitahukan bahwa suatu produk itu ada dan memperkenalkan produk tersebut kepada pembeli atau calon pembeli.

Tujuan promosi ialah memberikan informasi, menarik perhatian, meningkatnya penjualan, dan selanjutnya memberi pengaruh. Promosi juga menjadi cara untuk membantu dalam membuat produk terjual dengan cakupan lebih luas dan lebih mudah.

Menurut Dr. Agie Hanggara, M.Pd. dalam bukunya Respon Terhadap Merk Karena Pengaruh Gangguan Penayangan Iklan di Youtube (2019: 35), langkah-langkah dalam menentukan sasaran promosi yaitu:

1. Mengindentifikasi Target Audience

Dalam tahap ini, kita menentukan siapa target audience kita, target audience bisa merupakan individu, kelompok masyarakat khusus atau umum.

2. Menentukan Tujuan Komunikasi

Setelah mengetahui target audience dan ciri-cirinya, maka kemudian dapat menentukan tanggapan atas apa yang dikehendaki. Perusahaan harus menentukan tujuan komunikasinya, apakah untuk menciptakan kesadaran, pengetahuan, kesukaan, pilihan, keyakinan, atau pembelian.

3. Merancang Pesan

Kemudian perusahaan harus menyusun pesan yang efektif. Idealnya suatu pesan harus mampu memberikan perhatian (Attention), menarik (Interest), membangkitkan keinginan (Desire), dan menghasilkan tindakan (Action), yang kesemuanya dikenal sebagai metode AIDA.

Pesan yang efektif harus dapat menyelesaikan 4 masalah, yaitu: "How", "What; 'When" dan "Who."

4. Menyeleksi Saluran Komunikasi

Perusahaan harus menyeleksi saluran-saluran komunikasi yang efisien untuk membawakan pesan. Saluran komunikasi itu bisa berupa komunikasi personal ataupun non-personal.

5. Menetapkan Jumlah Anggaran Promosi

Menetapkan anggaran sangatlah penting, karena menentukan menggunakan media apa, tergantung pada anggaran yang tersedia. Ataukah perusahaan berorientasi pada pencapaian sasaran promosi, sehingga sebesar itulah anggaran yang akan berusaha disediakan.

6. Menentukan Bauran Promosi

Langkah berikutnya setelah menetapkan anggaran promosi adalah menentukan alat promosi apa yang akan digunakan, apakah melalui advertising, personal selling, sales promotion atau public relation, dan lain-lain (atau bauran dari berbagai perangkat tersebut).

7. Mengukur Hasil-hasil Promosi

Setelah merencanakan promosi, perusahaan harus mengukur dampaknya pada target audience, apakah mereka mengenal atau mengingat pesan-pesan yang diberikan. Berapa kali melihat pesan tersebut, apa saja yang masih diingat, bagaimana sikap mereka terhadap produk jasa tersebut, dan lain-lain.

8. Mengelola dan Mengkoordinasikan Proses Komunikasi.

Karena jangkauan komunikasi yang luas dari alat dan pesan komunikasi yang tersedia untuk mencapai target audience, maka alat dan pesan komunikasi perlu dikoordinasikan.

Karena jika tidak, pesan-pesan itu akan menjadi lesu pada saat produk tersebut tersedia, pesan kurang konsisten atau tidak efektif lagi. Untuk itu, perusahaan harus mengarahkan pada penerapan konsep komunikasi pemasaran yang terkoordinasi.

Baca Juga: Cara Promosi di Instagram Lewat Fitur Iklan

Dengan menjalankan langkah-langkah menentukan sasaran promosi dapat memudahkan para pengusaha dalam memahami bagaimana target pasar yang diinginkan. Sehingga, iklan yang ditawarkan tepat sasaran hingga membuat orang-orang tertarik untuk membeli produk yang dipromosikan.(MZM)