Konten dari Pengguna

Mengenal Lebih Dekat Kitab Kuning Safinah Milik Para Santri

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi laki-laki yang sedang membaca kitab kuning safinah. https://www.freepik.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi laki-laki yang sedang membaca kitab kuning safinah. https://www.freepik.com/

Kitab kuning merupakan kitab yang menggunakan bahasa Arab yang ditulis oleh ulama-ulama klasik tanpa adanya harakat (fatah, kasrah, dhammah, sukun dan sebagainya). Kitab ini banyak digunakan di lingkungan pondok pesantren di Indonesia dan membutuhkan pengetahuan dan ilmu yang tinggi untuk membacanya.

Mengutip buku berjudul Pesantren Multikultural, Achmad Yusuf (2021: 20) dinamakan kitab kuning karena kertas yang digunakan untuk menulis kirab tersebut berwarna kuning. Dalam kitab kuning memuat pengetahuan tentang nahwu dan saraf (morfologi), fikih, usul fiqh, hadits, tafsir, tauhid tasawuf, etika dan cabang-cabang lain seperti tarik dan balaghah.

Mempelajari kitab kuning sangatlah sulit. Untuk itu, terdapat tingkatan untuk mepermudah dalam belajar kitab kuning. Secara umum terdapat tiga tingkatan dalam mempelajari kitab kuning, yaitu tingkat dasar, menengah dan lanjut. Para pemula dianjurkan mempelajari kitab kuning dengan tingkatan dasar terlebih dahulu. Salah satunya kitab kuning safinah.

Kitab Kuning Safinah yang Dipelajari di Pesantren

Ilustrasi laki-laki yang sedang belajar kitab kuning. https://www.freepik.com/

Mengutip buku berjudul 33 Kitab Paling Berpengaruh di Pesantren oleh Tim Redaksi Majalah Tebuireng (2021: 23) kitab kuning safinah yang bernama lengkap Safinah al-Najah fi Ma Yajibu Ala ‘Abdi li Maulah merupakan salah satu kitab fiqih mazhab Syafi’i yang banyak dikaji di pesantren. Kitab safinah berasal dari kata ‘safinah’ memiliki arti perahu dan ‘al-Najah’ berarti keselamatan.

Kitab kuning safinah dibuat oleh Syekh Salim bin Abdullah yang terlahir di daerah Dzi Asybah, Hadramaut, Yaman. Beliau lahir dari keturunan ulama. Kitab ini berisikan tentang:

1. Pembahasan Thaharah (Bersuci dari hadast)

Bab thaharah memuat tanda-tanda baligh, rukun, syarat dan pembatal wudhu. Selain itu juga membahas rukun mandi janabah, pembagian air, tayamum, najis dan lain-lain.

2. Shalat

Bab shalat memuat tentang syarah sahnya shalat, rukun shalat, niat dalam shalat, syarat tabiratuh ihram, syarat Al-Fatihah, syarat-syarat sujud, anggota sujud, pembatalan shalat, waktu-waktu dalam menunaikan sholat, waktu dilarang untuk melaksanakan sholat, jamak, qasar, shalat Jumat dan lainnya.

3. Pengurusan Jenazah

Bab jenazah memuat secara rinci terkait pengurusan jenazah, yang berisikan tentang cara memandikan, mengkafani, mensholati dan menguburkan jenazah.

4. Zakat

Bab zakat menjelaskan harta-harta yang diwajibkan untuk dikeluarkan umat muslim untuk zakat.

5. Puasa

Bab puasa menyebutkan tentang syarat sah dan syarat wajib puasa, rukun puasa, qadha dan kaffarah puasa dan pembatal puasa.

Kitab kuning safinah merupakan kitab yang tepat dipelajari oleh para pemula yang dengan mempelajari kitab kuning, karena menggunakan bahasa yang tidak terlalu kompleks dan memuat pembahasan-pembahasan umum tentang agama islam. (MZM)