Konten dari Pengguna

Ulasan Arti dan Lawan Kata Malas dalam Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lawan Kata Malas. (Foto: tookapic by https://pixabay.com/id/)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lawan Kata Malas. (Foto: tookapic by https://pixabay.com/id/)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti malas adalah tidak mau bekerja atau mengerjakan sesuatu. Lawan kata malas adalah rajin yang memiliki arti suka bekerja (belajar dan sebagainya), getol, sungguh-sungguh bekerja, selalu berusaha giat; kerap kali, terus-menerus.

Lawan kata (antonim) merupakan sebuah konsep yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk membantu siswa mengerti kata yang saling berlawanan. Adapun penggunaan antonim dapat membantu seseorang memahami makna kata dan meningkatkan kemampuan mereka untuk berbicara dan menulis.

Apa Lawan Kata Malas dalam Bahasa Indonesia?

Ilustrasi Lawan Kata Malas. (Foto: photosforyou by https://pixabay.com/id/)

Rajin pangkal kaya, malas pangkal miskin. Slogan bahasa Indonesia tersebut cukup familiar di telinga kita. Orang yang rajin adalah orang yang kesejahteraannya semakin bertambah, sebaliknya orang yang malas kesejahteraan dan kualitas hidupnya akan berkurang.

Sebelumnya artikel ini telah menjelaskan arti malas, yaitu tidak mau bekerja atau mengerjakan sesuatu. Pemalas akan kehilangan kesempatan untuk memengaruhi orang lain, orang yang rajin adalah orang yang pengaruh dan dampaknya bagi orang lain semakin bertambah.

Lawan kata malas adalah rajin. Hal tersebut dapat dijelaskan dari arti kedua kata yang saling berlawanan.

Dikutip dari buku 101 Hikmat Menjadi Orang Hebat: Pedoman untuk hidup berhikmat dari Salomo yang ditulis oleh Inggris Tan (2021: 27), orang yang rajin akan mendapatkan hal yang dia cari dan inginkan, bahkan dengan berlimpah. Sementara itu, orang yang malas tidak akan mendapatkan apa-apa walaupun hatinya penuh keinginan.

Orang malas akan sulit mendapat yang dia inginkan, sedangkan orang rajin akan memperoleh harta yang berharga. Apapun yang diinginkan orang rajin pasti akan tercapai. Berikut adalah contoh perbuatan sederhana yang dapat dikategorikan rajin:

  • Datang lebih awal atau minimal tepat waktu.

  • Tidak menunda-nunda pekerjaan.

  • Tidak melanggar peraturan.

  • Mengikuti ketetapan peraturan tempat bekerja.

Baca juga: Pengertian dan Antonim Loyalitas dalam Bahasa Indonesia

Pembelajaran mengenai antonim dan sinonim dapat menambah perbendaharaan kata. Demikian penjelasan mengenai lawan kata malas, yaitu rajin. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan dalam bahasa Indonesia! (CHL)