News
·
22 Juli 2021 10:26
·
waktu baca 1 menit

Gurindam: Pengertian, Jenis, Ciri-ciri, dan Contohnya

Konten ini diproduksi oleh Berita Update
Gurindam: Pengertian, Jenis, Ciri-ciri, dan Contohnya (62188)
searchPerbesar
Ilustrasi gurindam, sumber foto: https://unsplash.com/
Salah satu bentuk karya sastra adalah puisi yang terdiri dari beberapa jenis yaitu puisi dengan bentuk baru dan puisi dengan bentuk lama. Contoh dari puisi bentuk lama adalah gurindam, yang merupakan jenis puisi Melayu lama yang berbeda dengan puisi baru karena hanya terdiri dari dua baris dalam satu bait. Berikut adalah pengertian, jenis, ciri, dan contoh dari gurindam.
ADVERTISEMENT

Pengertian Gurindam

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia pengertian gurindam adalah sajak dua baris yang mengandung petuah atau nasihat, misalnya baik-baik memilih kawan, salah-salah bisa jadi lawan.
Dikutip dari buku Pelajaran Bahasa & Sastra Indonesia untuk SMA/MA Kls XII, Asul Wijayanto (2011: 172) gurindam bukan bentuk puisi asli dari Indonesia melainkan dari Tamil. Bentuknya dua baris dengan rumus sajaknya adalah a-a.
Sebenarnya gurindam ini mirip dengan pantun kilat namun, dalam pantun kilat baris pertama sebagai sampiran dan baris kedua sebagai isi sedangkan dalam gurindam baris pertama merupakan sebab atau syarat dan baris kedua merupakan akibat atau tujuan.

Jenis Gurindam

Gurindam: Pengertian, Jenis, Ciri-ciri, dan Contohnya (62189)
searchPerbesar
Ilustrasi gurindam, sumber foto: https://unsplash.com/
Gurindam sendiri memiliki beberapa jenis di antaranya adalah :
  1. Gurindam berangkai di mana gurindam ini diawali dengan kata yang sama pada baris pertama setiap baitnya.
  2. Gurindam berkait di mana pada gurindam ini antara bait pertama dengan bait selanjutnya memiliki hubungan.
ADVERTISEMENT

Ciri-Ciri Gurindam

Gurindam sebagai salah satu bentuk karya sastra memiliki beberapa ciri yang membedakan dengan karya sastra lainnya terutama dengan pantun dan puisi. Berikut ini adalah ciri-ciri gurindam:
Gurindam terdiri atas dua baris pada setiap baitnya.
  1. Setiap barisnya mempunyai jumlah kata 10-14 kata.
  2. Setiap barisnya mempunyai keterkaitan sebab akibat.
  3. Setiap barisnya mempunyai bersajak atau rima A-A, B-B, C-C, dan selanjutnya.
  4. Maksud atau isi pada gurindam ada di baris kedua.
  5. Isi gurindam umumnya tentang kata-kata mutiara atau filosofi hidup, nasehat-nasehat.

Contoh Gurindam

Salah satu contoh gurindam adalah gurindam dua belas yang ditulis oleh Raja Ali Haji. Dimana karya gurindam ini terdiri dari 12 pasal. Berikut adalah contoh gurindam:

Barang siapa tiada memegang agama,

sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

Barang siapa mengenal yang empat,

maka ia itulah orang yang ma’rifat.

Barang siapa mengenal Allah,

suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

Barang siapa mengenal diri,

maka telah mengenal akan Tuhan yang bahari.

Barang siapa mengenal dunia,

tahulah ia barang yang teperdaya.

Barang siapa mengenal akhirat,

tahulah Ia dunia mudarat.

ADVERTISEMENT
Demikian adalah pembahasan mengenai gurindam mulai dari pengertian, jenis, ciri dan juga contohnya. (WWN)
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white