News
·
19 Januari 2021 19:31

Konflik Sosial: Dampak dan Bentuk Pengendaliannya

Konten ini diproduksi oleh Berita Update
Konflik Sosial: Dampak dan Bentuk Pengendaliannya (738224)
searchPerbesar
Bentuk dari Konflik Sosial dapat Disuarakan dengan Demo. Foto: dok Korea Bizware
Dalam kehidupan sehari-hari bersama beragam individu membuat kita terkadang bergesekan karena perbedaan yang dimiliki. Gesekan tersebut bernama konflik yang juga berguna dalam berlangsungnya sebuah hubungan. Konflik memang memiliki notabene buruk arena konflik pada umumnya bersifat disosiatif atau menghancurkan, namun beberapa konflik justru dibutuhkan untuk memperkuat hubungan. Konflik terdapat berbagai macam, salah satunya konflik sosial.
ADVERTISEMENT

Konflik Sosial: Pengertian dan Bentuk Pengendaliannya

Konflik sosial yang ada di kehidupan sekitar kita ini dapat kita ketahui bagaimana cara mengendalikannya. Namun sebelum mengetahui bagaimana cara pengendalian dan juga bagaimana dampak yang dapat ditimbulkan dari konflik sosial, Anda dapat mengetahui definisi dari konflik sosial terlebih dahulu.
Konflik Sosial: Dampak dan Bentuk Pengendaliannya (738225)
searchPerbesar
Konflik Sosial Mendorong Terjadinya Perubahan Kebijakan. Foto: dok PA Times
Konflik sosial adalah pertentangan antar anggota masyarakat yang bersifat menyeluruh dalam kehidupan. Konflik sosial yang terjadi sebagai suatu bentuk interaksi ini memiliki tujuan untuk menghancurkan, mengancam, melukai serta melenyapkan kelompok yang dianggap sebagai lawan.
Namun begitu, konflik sosial tidak dapat dipisahkan dari kehidupan bermasyarakat karena setiap orang pasti memiliki berbagai perbedaan misalnya perbedaan pendapat atau perbedaan kepentingan. Konflik dalam masyarakat tidak dapat dihilangkan ataupun dihindari. Namun konflik dapat dikelola agar tidak semakin parah hingga menimbulkan kerugian bahkan kerusakan dan menjadi konflik terbuka.
ADVERTISEMENT
Konflik dapat menimbulkan dampak positif maupun negatif. Dampak positif dari konflik sosial adalah mendorong terjadinya perubahan sosial seperti perubahan kebijakan yang menyebabkan kesenjangan sosial, memperkuat integrasi dan solidaritas internal kelompok, memicu masyarakat menjadi lebih dinamis. Di samping dampak positif yang dapat diperoleh dari konflik sosial, terdapat juga dampak negatif yang ditimbulkan.
Dampak negatif tersebut adalah memicu ketidakteraturan sosial dalam masyarakat, mengancam norma dan nilai sosial yang sudah terbentuk sebelumnya dalam suatu masyarakat, menimbulkan sifat prasangka buruk antar suatu kelompok, hingga hilangnya kontrol sosial dalam masyarakat. Dari seluruh dampak konflik yang dapat muncul, konflik dapat dikendalikan agar tidak merugikan.
Bentuk pengendalian sosial yang dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu mediasi, arbitrasi dan konsiliasi. Dari ketiga bentuk pengendalian ini, dapat diambil tindakan sesuai dengan konflik dan juga situasi dan kondisi yang sedang berlangsung. Itu dia penjabaran tentang konflik sosial dan juga dampak serta bentuk pengendalian yang dapat dijadikan wawasan baru bagi kita. (DA)
ADVERTISEMENT