Konten dari Pengguna

Mau Tahu Proses Pembuatan Perahu Jong? Begini Caranya!

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perahu Jong. Sumber: Pariwisata Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Perahu Jong. Sumber: Pariwisata Indonesia

Pernah mendengar perahu jong? Bukan, dia bukan perahu biasa yang mungkin pernah Anda naiki. Bila melihat bentuknya, mungkin Anda akan dibuat kebingungan karena bentuk badan perahu sangat kecil dan ramping, dengan ukuran layar yang cukup lebar.

Perahu jong sebenarnya adalah permainan tradisional yang berasal dari Kepulauan Riau. Tidak hanya indah karena warna-warni layarnya, bentuknya juga tergolong unik. Ingin tahu cara membuat perahu ini? Ikuti penjelasannya!

Bahan Pembuatan Perahu Jong

1. Kayu.

Biasanya kayu yang digunakan adalah kayu pulai, karena memiliki sifat ringan dan liat. Kayu jenis ini akan memudahkan proses membentuk badan perahu. Kayu yang digunakan bisa variatif ukurannya, tergantung panjang perahu jong diinginkan. Ada jong kecil (100 - 129 cm), jong sedang (130 - 159 cm), jong besar (160 - 190 cm).

2. Gergaji

3. Mesin ketam

4. Pisau pahat

5. Lem

Cara Pembuatan Perahu Jong

  1. Pertama, kayu pulai dipotong sesuai keinginan, tergantung ukuran kayu jong yang diinginkan.

  2. Setelah dipotong, kayu dibelah dua. Belahan yang satu akan dibentuk untuk badan perahu, dari haluan sampai buritan. Sisa belahan kayu bisa untuk dibuat tutup jong.

  3. Kayu bagian badan kemudian dibentuk untuk bagian perut jong, lunas, haluan, dan buritan.

  4. Kemudian, bagian tengah dari badan jong ditebuk atau dibuat lubang, terus dibuang bagian tengahnya.

  5. Setelah itu kayu dilicinkan/diketam pada bagian dalam dan luarnya.

  6. Proses selanjutnya adalah pembuatan saok. Saok nantinya ditempatkan di ujung haluan dan di buritan.

  7. Ketika saok jadi, ia dilekatkan dengan badan jong menggunakan lem. Saok yang baru ditempel ini dapat dirapikan dengan menggunakan mesin ketam.

  8. Saok dapat dibentuk sesuai keinginan. Lalu rapikan agar bentuknya rata dan lurus, dari haluan sampai buritan.

  9. Setelah itu buat tutup Jong dari sisa kayu di awal proses tadi. Tipiskan kayu hingga seperti triplek, dengan ukuran minimal 2-3 milimeter.

  10. Kemudian ketam tutup jong dan rekatkan di atas badan jong hingga menutupi lubangnya. Pastikan tutup Jong benar-benar menutupi bagian lubang perahu. Tujuannya agar perahu seimbang dan tidak kemasukan air.

  11. Langkah selanjutnya adalah membuat layar dan kater Jong. Bentuk rumah kater dan rekatkan di atas tutup Jong.

  12. Langkah yang terakhir adalah mengecat perahu jong ini sesuai keinginan.

Cara Memainkan Perahu Jong

Perahu jong dimainkan oleh satu orang. Cara memainkannya cukup sederhana. Pertama, perahu jong dibawa menjauh dari bibir pantai. Kemudian jong dilepaskan dari laut ke darat, dan dikendalikan melalui kontrol kemudi yang ada di bagian ujung kater. Dibutuhkan keseimbangan agar jong tidak karam di tengah laut. (AG)