Memahami Formasi dalam Permainan Sepak Bola untuk Memenangkan Pertandingan

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sepak bola menjadi cabang olahraga terfavorit di dunia. Sepak bola juga mempertontokan berbagai macam serangan dan taktik para pelatih agar bisa memenangkan sebuah pertandingan. Namun yang tidak bisa dipisahkan dari permainan sepak bola adalah formasi. Formasi dalam permainan sepak bola dapat diartikan sebagai cara penempatan posisi pemain. Dengan penempatan posisi pemain yang baik, maka peluang untuk memenankan pertandingan semakin besar. Lantas formasi apa saja yang kerap digunakan tim-tim dunia?
Memahami Formasi dalam Permainan Sepak Bola untuk Memenangkan Pertandingan
Sebelum ke macam-macam formasi, kita terlebih dahulu mengetahui apa yang dimaksud dengan formasi dalam permainan sepak bola?
Dikutip dari buku Mengenal Permainan Olahraga Bola Besar karya Sendang Sri Widiastuti, S.Pd. (2019:23), formasi merupakan upaya penempatan atau pembagian posisi pemain sebagai salah satu taktik atau usaha yang diterampan setiap tim dalam pertandingan dengan tujuan untuk memperoleh kemenangan.
Pada dasarnya tidak ada sebuah formasi yang persentasi kemenangannya 100%. Sebab seorang pelatih menggunakan sebuah formasi tertentu mengikuti kemampuan para pemainnya dan juga lawan yang akan di hadapi. Namun terdapat beberapa formasi yang banyak digunakan tim-tim besar di dunia, di ataranya:
4-3-3
Formasi yang paling banyak digunakan saat ini adalah formasi 4-3-3. Formasi ini terbilang sangatlah ofensif, yakni dengan menghadirkan 3 penyerang di lini depan. Sementara di sektor tengah terdapat dua atau tiga gelandang yang bertugas untuk mengalirkan bola ke penyerang maupun sebagai benteng pertahanan di lini tengah.
Sementara 4 orang pemain bertugas di lini belakang. Meski demikian, dua pemain bek sayap juga membantu penyerangan untuk bisa memecah kebutuhan.
Contoh pelatih yang menggunakan formasi ini adalah Pep Guardiola yang melatih Mancester City dan Jurgen Klopp yang melatih Liverpool.
3-4-3
Salah satu formasi yang banyak digunakan di sepak bola modern adalah formasi 3-4-3. Formasi ini juga terbilang sangat ofensif. Sebab terdapat 3 pemain yang berada di posisi terdepan. 4 pemain yang berada ditengah yang bertugas untuk membantu aliran bola dan juga bertahan dan hanya bersisakan 3 pemain di belakang.
Salah satu pelatih yang menggunakan formasi 3-4-3 adalah Thomas Tuchel yang melatih Chelsea.
4-2-3-1
Formasi 4-2-3-1 merupakan pengembangan dari formasi 4-3-3, di mana terdapat 3 penyerang, 1 gelandang pengatur serangan yang berada tepat di belakang penyerang, dua pemain yang bertugas sebagai penyuplai bola dan juga bertahan dan 4 pemain di posisi belakang.
Formasi ini kerap digunakan Hanasi Flick berasma Bayer Munchen dalam memenangkan liga Champions.
4-2-2
Meskipun sudah jarang digunakan, namun formasi ini pernah bersinar pada waktunya. Pada formasi ini, terdapat 2 penyerang yang ada di depan dibantu dengan 4 gelandang dan 4 pemain bertahan. Pada posisi gelandang, 4 pemain bermain dengan tugasnya masing-masing.
Untuk pemain gelandang samping bertugas untuk menyisir lapangan dengan kemampuan individu dan kecepatan lari. Sementara satu pemain gelandang tengah bertugas untuk menyuplai bola ke penyerang dan satunya bertugas sebagai penghubung antara pemain belakang dengan pemain depan yang bermain agak ke belakang.
Sebenarnya masih banyak formasi sepak bola yang digunakan klub-klub dunia. Namun pada dasarnya kebanyakan merupakan pengembangan dari formasi-formasi di atas. Selain itu, formasi bukan lah segalanya. Pelatih perlu mengetahui batas kemampuan para pemainnya dalam memenangkan pertangdingan. (MZM)
