Tekno & Sains
·
20 April 2021 9:01

Niat Puasa Ramadhan Sebulan yang Bisa Diamalkan Umat Muslim

Konten ini diproduksi oleh Berita Update
Niat Puasa Ramadhan Sebulan yang Bisa Diamalkan Umat Muslim (457357)
Ilustrasi Niat Puasa Ramadhan. Sumber: Alla Hetman-Unsplash.com
Niat puasa Ramadhan merupakan bacaan yang penting sebelum melakukan ibadah puasa. Berbeda dengan pelafalan niat sholat, pelafalan niat puasa tidak ada pertentangan. Jadi, melafalkan niat puasa adalah sebuah keharusan sebab niat adalah ungkapan hati. Ketika seseorang niat untuk melakukan puasa maka hatinya telah bertekat untuk melakukan ibadah tersebut.
ADVERTISEMENT
Namun, tahukah Anda jika niat puasa Ramadhan ada dua? Niat puasa Ramadhan ada yang dibaca perhari dan ada niat puasa sebulan. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan singkat berikut ini, ya!

Niat Puasa Ramadhan

Dilansir dari buku “Ramadhan dan Pembangkit Esensi Insan” karya Shabri Shaleh Anwar dan Zulkifli Anwar (2014:33) ada dua niat yang bisa dilafalkan oleh umat muslim. Niat tersebut adalah sebagai berikut.
Niat Puasa Ramadhan Sebulan:

Nawaitu shaumu syahri ramadhana kullihi lillahi ta’ala.

Artinya: “Sahaja aku berpuasa sebulan Ramadhan tahun ini karena Allah Taala”.

Niat Puasa Ramadhan Perhari:

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada-i fardhi syahri ramadhana hazihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya: “Sahaja aku puasa esok hari pada bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Taala”.

ADVERTISEMENT
Namun, ada perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang boleh atau tidaknya melafalkan niat puasa sebulan. Anda bisa membaca niat puasa Ramadhan sebulan jika khawatir lupa untuk membaca niat puasa di hari-hari berikutnya. Sebaiknya, Anda tetap berusaha melafalkan niat puasa setiap harinya, ya! Wallahu a’lam bish-shawab. Lalu, kapan waktu yang tepat untuk melafalkan niat puasa?

Waktu untuk Membaca Niat Puasa Ramadhan

Waktu untuk membaca niat puasa adalah ketika malam hari sampai dengan terbit fajar atau sebelum adzan subuh berkumandang. Hal ini berdasarkan pada hadist yang berbunyi,
Siapa saja yang tidak berniat puasa pada malam hari sebelum fajar maka tidak ada puasa baginya”. (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majjah)
Semoga penjelasan singkat tadi bisa memberikan jawaban atas pertanyaan, Anda. Ingatlah untuk selalu bertanya dan belajar agama dengan guru yang tepat seperti guru agama atau ustaz, ya! (AA)
ADVERTISEMENT