Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Cerita Fabel untuk Anak-Anak

Konten dari Pengguna
4 Januari 2022 12:19
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Cerita Fabel untuk Anak-Anak (12015)
zoom-in-whitePerbesar
Contoh cerita fabel. Sumber: unsplash.com
ADVERTISEMENT
Cerita fabel adalah dongeng yang menggambarkan binatang yang berperan sebagai manusia. Dalam setiap cerita fabel, sudah pasti selalu ada pesan moral dan amanat yang bisa diambil pelajarannya. Ada banyak sekali contoh cerita fabel yang bisa dibacakan untuk anak-anak. Nah, untuk Anda yang ingin tahu lebih banyak tentang cerita fabel, simak artikel berikut.
ADVERTISEMENT

Pengertian dan Ciri-Ciri Cerita Fabel

Menurut buku Fabel Nusantara karya Dini Ayu (2017), fabel adalah cerita yang menggambarkan watak dan budi manusia namun diperankan oleh binatang. Karya sastra fiksi ini menampilkan semua binatang sebagai tokoh utamanya. Akan tetapi, terkadang ada tokoh manusia yang menjadi pendukung cerita.
Pengertian dan ciri-ciri cerita fabel adalah sebagai berikut.
  • Binatang sebagai tokoh utama dalam cerita.
  • Tokoh utama dapat bertingkat seperti manusia, yaitu berbicara dan berpikir.
  • Menunjukkan penggambaran moral dan karakter manusia serta kritik terhadap kehidupan.
  • Alur cerita pendek dan sederhana.
  • Karakter tokoh diuraikan secara terperinci.
  • Menggunakan kata-kata yang mudah dipahami.
  • Pesan moral tertulis di dalam cerita.
Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Cerita Fabel untuk Anak-Anak (12016)
zoom-in-whitePerbesar
Contoh cerita fabel. Sumber: unsplash.com
Contoh Cerita Fabel untuk Anak-Anak
Berikut adalah salah satu contoh cerita fabel untuk anak-anak tentang kura-kura dan kelinci.
ADVERTISEMENT

Berkisah tentang seekor kelinci sombong karena merasa dirinya lah yang tercepat di hutan. Ia menantang hewan lainnya untuk lomba lari dengannya dan kura-kura menerimanya. Awalnya kelinci menganggapnya sebuah lelucon karena tahu bahwa kura-kura berjalan dengan sangat lambat, tapi akhirnya ia bersedia untuk lomba lari bersama kura-kura.

Saat lomba sudah dimulai, kelinci memang berlari dengan cepat sementara kura-kura jauh tertinggal di belakang. Di tengah perjalanan, kelinci merasa tidak akan bisa disusul oleh kura-kura jadi ia beristirahat dan menyantap wortel yang ia temukan di hutan. Karena kekenyangan, ia pun mengantuk dan akhirnya tertidur.

Siapa sangka kura-kura pantang menyerah dan terus berjalan meski lambat hingga garis akhir dan memenangkan perlombaan tersebut. Dari cerita ini dapat diambil pesan bahwa anak tidak boleh sombong serta harus memiliki sifat gigih dan pantang menyerah untuk mencapai mimpi.

ADVERTISEMENT
(Anne)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020