Konten dari Pengguna

Penjelasan Lengkap Tajwid Surat Ali Imran Ayat 159

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tajwid Surat Ali Imran ayat 159. Foto: freepik.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tajwid Surat Ali Imran ayat 159. Foto: freepik.com

Membaca Al-Quran merupakan salah satu ibadah yang memiliki banyak keutamaan, bahkan apabila seorang umat Muslim membaca satu huruf diumpamakan senilai dengan 10 kebaikan dari Allah SWT. Untuk membacanya, umat Muslim dituntut untuk membaca dengan baik dan benar layaknya yang diajarkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka dari itu diwajibkan untuk mempelajari ilmu tajwid. Agar mempermudah Anda dalam memahaminya, berikut penjelasan lengkap terkait tajwid Surat Ali Imran ayat 159.

Tajwid Surat Ali Imran Ayat 159

Surat Ali Imran merupakan surat yang ketiga dalam susunan kitab suci Al-Quran. Surat yang memiliki ayat sejumlah 200 ini berkenaan dengan ajakan kepada orang-orang beriman untuk mejalin persatuan dan kesabaran dalam menghadapi musuh-musuh Islam.

Pada ayat ke-159, menjelaskan untuk bersikap sabar dan lemah lembut terhadap sesama. Selain itu diperintahkan untuk menjadi pribadi yang pemaaf dan memohon ampunan Allah SWT untuk orang-orang yang salah kepada kita.

Setidaknya terdapat 21 hukum tajwid dalam Surat Ali Imran ayat 159, yaitu:

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ ٱللَّهِ لِنتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ ٱلْقَلْبِ لَٱنفَضُّوا۟ مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَٱعْفُ عَنْهُمْ وَٱسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى ٱلْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُتَوَكِّلِينَ

Ilustrasi Surat Ali Imran ayat 159. Foto: freepik.com/meen-na

رَحْمَةٍ مِنَ

merupakan idgham bighunnah, sebab terdapat kasrah ain bertemu dengan huruf mim. Cara membacanya yaitu masuk dengan mendengung.

مِنَ اللَّهِ

merupakan lam tafkhim, sebab ada tanda baca fatkhah sebelum lafal اللَّهِ. Cara membacanya yaitu dengan tebal.

لِنْتَ

merupakan ikhfa haqiqi, sebab ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf ta. Cara membacanya yaitu secara samar-samar membentuk huruf ta.

وَلَوْ

merupakan mad layin, sebab ada tanda baca fatkkhah bertemu dengan huruf wawu mati. Cara membacanya yaitu sekedar lunak dan lemas.

كُنْتَ

merupakan ikhfa haqiqi, sebab ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf ta. Cara membacanya yaitu samar-samar membentuk huruf ta.

فَظًّا غَلِيظَ

merupakan idhar halqi, sebab ada tanda fatkhahtain bertemu dengan huruf goin. Cara membacanya yaitu secara jelas.

الْقَلْبِ

merupakan al qomariah, sebab ada huruf ال bertemu dengan huruf qof. Cara membacanya yaitu harus terang dan jelas.

لَانْفَضُّوا

merupakan ikhfa haqiqi, sebab ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf fa. Cara membacanya yaitu samar-samar membentuk huruf fa.

مِنْ حَوْ

merupakan idhar halqi, sebab ada tanda nun mati bertemu dengan huruf ha. Cara membacanya yaitu dengan jelas.

حَوْ

merupakan mad layin, sebab ada tanda baca fatkkhah bertemu dengan huruf wawu mati. Cara membacanya yaitu dengan lunak dan lemas.

عَنْهُمْ

merupakan idhar halqi, sebab ada tanda nun mati bertemu dengan huruf ha. Cara membacanya yaitu denga jelas di mulut.

عَنْهُمْ وَ

merupakan Idhar safawi, sebab ada huruf mim mati/sukun bertemu dengan huruf wawu. Cara membacanya yaitu dengan terang di bibir dengan mulut tertutup.

لَهُمْ وَ

merupakan Idhar safawi, sebab ada huruf mim mati/sukun bertemu dengan huruf wawu. Cara membacanya yaitu dengan terang di bibir dengan mulut tertutup.

هُمْ فِي

merupakan idhar safawi, sebab ada huruf mim mati/sukun bertemu dengan huruf fa. Cara membacanya yaitu dengan terang di bibir dengan mulut tertutup.

الْأَمْرِ

merupakan al qomariah, sebab ada huruf ال bertemu dengan huruf mim. Cara membacanya yaitu dengan terang dan jelas.

عَزَمْتَ

merupakan idhar safawi, sebab ada huruf mim mati/sukun bertemu dengan huruf ta. Cara membacanya yaitu dengan terang di bibir dengan mulut tertutup.

عَلَى اللَّهِ

merupakan lam tafkhim, sebab ada tanda baca fatkhah sebelum lafal اللَّهِ. Cara membacanya yaitu dengan tebal.

إِنَّ

merupakan ghunnah musyaddah, sebab ada huruf nun yang bertasydid. Cara membacanya yaitu dengan masuk dengan mendengung.

اللَّهَ

merupakan lam tafkhim, sebab ada tanda baca fatkhah sebelum lafal اللَّهِ. Cara membacanya yaitu dengan tebal.

الْمُتَوَك

merupakan al qomariah, sebab ada huruf ال bertemu dengan huruf mim. Cara membacanya yaitu dengan terang dan jelas.

الْمُتَوَكِّلِينَ

merupakan mad arid lisukun, sebab ada waqaf yang sebelumnya ada huruf mad thabi’i. Cara membacanya yaitu dipanjangkan 4 harakat atau lebih.

Demikian penjelasan lengkap tajwid Surat Ali Imran ayat 159. Semoga penjelasa di atas bermanfaat. (MZM)