Prinsip Geografi: Mengenal 4 Macam Prinsip Beserta Fungsi dan Contohnya

·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilmu geografi memilki beberapa prinsip untuk mencari tahu fenomena-fenomena yang terjadi di sekitar kita. Sama seperti konsep geografi, prinsip geografi bertujuan untuk membantu kita dalam menganalisis dan memahami apa yang sebenarnya terjadi di sekitar.
Pada dasarnya, geografi adalah ilmu yang mempelajari persebaran aktivitas di muka Bumi. Saat mengkaji dan menganalisis berbagai fenomena yang ada diperlukan prinsip-prinsip dasar. Supaya kamu dapat mengetahui prinsip geografi, simak penjelasan di bawah ini.
Pengertian Geografi
Pengertian geografi menurut Ferdinand Von Richtoffen dalam buku Pendidikan Geografi oleh Asep Mulyadi, yaitu studi yang membahas sifat-sifat permukaan Bumi dan penduduknya yang disusun berdasarkan letaknya, maupun mencoba menjelaskan hubungan timbal balik antargejala dan sifat-sifat tersebut.
Menurut ahli geografi Indonesia, Profesor Bintarto, pengertian geografi adalah ilmu pengetahuan yang menerangkan sifat-sifat Bumi, menganalisis segala gejala alam, dan juga penduduknya.
Geografi juga mempelajari motif khusus dari suatu kehidupan dan berusaha mencari fungsi dari unsur-unsur Bumi dalam ruang dan waktu.
Merujuk kedua pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa geografi adalah ilmu yang mempelajari keberagamaan dari permukaan Bumi sebagai tempat hidup manusia dengan aspek-aspek alamiah dan sosial.
Aspek Geografi
Mengutip dari buku berjudul Nuansa Geografi SMA/MA Kelas X yang ditulis Saptanti Rahayu dkk., secara garis besar geografi dibagi menjadi dua aspek, yaitu aspek fisik dan aspek sosial.
Aspek fisik meliputi aspek biologis, astronomi, kimiawi, dan sebagainya. Sementara, aspek sosial terdiri dari aspek ekonomi, politik, antropologi, dan sebagainya.
Berikut penjelasan lebih lengkap mengenai dua aspek geografi berdasarkan e-Modul yang disusun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
1. Aspek Fisik
Aspek ini mengkaji segala fenomena geosfer yang memengaruhi kehidupan manusia. Aspek fisik meliputi aspek kimiawi, biologis, astronomis, dan semua fenomena alam yang dapat diamati langsung. Contohnya antara lain:
Aspek topologi, yakni letak negara, luas suatu wilayah, bentuk permukaan Bumi, dan batas-batas wilayah.
Aspek abiotik, yaitu unsur kondisi tanah, tata air atau hidrologi, dan kondisi iklim di suatu wilayah.
Aspek biotik, contohnya tumbuhan atau flora, binatang atau fauna, dan kajian penduduk.
2. Aspek Sosial
Aspek ini mengkaji keterkaitan manusia dengan fenomena yang terjadi di geosfer. Secara umum aspek sosial terdiri atas berikut ini.
Aspek sosial, misalnya, adat istiradat, komunitas, tradisi, lembaga sosial, dan kelompok masyarakat.
Aspek ekonomi, misalnya, unsur pertanian, perkebunan, pertambangan, perikanan, industri, transportasi, perdagangan, hingga pasar.
Aspek budaya dan politik, misalnya, unsur pendidikan, agama, bahasa, kesenian, dan budaya yang ada di suatu negara.
Apa Saja Prinsip-prinsip dalam Geografi?
Dalam ilmu geografi terdapat empat prinsip yang menjadi dasar untuk mengkaji dan menganalisis serta mendeskripsikan berbagai fenomena geografi dalam ruang. Keempat prinsip tersebut, yakni persebaran, interelasi, deskripsi, dan korologi atau keruangan.
Prinsip Distribusi (Penyebaran)
Dikutip dari buku Hakikat Geografi oleh Mahadi, prinsip distribusi disebut sebagai kunci pertama dalam studi geografi. Pasalnya, prinsip ini digunakan untuk menelaah gejala dan fenomena geografi yang terjadi di permukaan Bumi secara tidak sama dan tidak merata.
Fenomena geografi yang diteliti bisa berupa tumbuhan, hewan, manusia, maupun bentang alam. Berikut ini contoh prinsip geografi distribusi:
Persebaran flora dan fauna dunia menggunakan wilayah biogeografi.
Persebaran penduduk di Indonesia yang tidak merata.
Persebaran sumber daya alam di Indonesia.
Jika ingin membahas suatu fenomena dari sudut pandang spasial lokasinya, lebih spesifiknya lagi persebarannya, kita akan menggunakan prinsip distribusi.
Apa Itu Prinsip Interelasi dan Contohnya?
Prinsip interelasi masuk dalam ilmu geografi yang mempelajari segala aktivitas manusia dan alam, serta interaksi antara keduanya melalui perspektif ruang hingga terjadinya bentuk pola ruang tertentu.
Prinsip interelasi atau keterkaitan merupakan prinsip yang digunakan untuk menelaah hubungan yang saling terkait antara gejala satu dengan gejala geografi lain dalam satu ruang.
Hubungan yang terkait bisa terjadi antara fenomena fisik dan fenomena sosial. Tentu saja tujuannya untuk menguraikan gejala-gejala atau hubungan yang ada dalam ruang tersebut.
Sebenarnya bukan hanya hubungan antara fenomena dan fisik, beberapa ahli menyatakan prinsip interelasi dapat mengungkapkan hubungan antara gejala fisik dengan gejala fisik, gejala fisik dengan sosial, dan gejala sosial dengan gejala sosial.
Nantinya, hasil dari prinsip geografi mampu menggambarkan karakteristik geografi suatu wilayah. Berikut ini contoh prinsip interelasi yang dikutip dari e-Modul dengan judul Geografi yang disusun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,
Musim hujan disebabkan oleh fenomena angin muson.
Penduduk pesisir banyak yang menjadi nelayan karena dekat dengan laut.
Suhu panas di belakang gunung karena adanya angin fohn.
Suhu yang sangat panas menyebabkan penguapan, sehingga terjadi hujan.
Prinsip Deskripsi (Penggambaran)
Prinsip deskripsi atau penggambaran berfungsi untuk memberikan penjelasan lebih jauh tentang gejala-gejala yang terjadi di permukaan Bumi setelah dilakukan pengamatan.
Adapun contoh prinsip deskripsi, yaitu:
Mayoritas buruh mendapatkan gaji dibawah 3,4 juta, atau UMR daerah tersebut
Letusan gunung api menelan 10 korban jiwa dan sekitar 200 orang luka luka
Pengangguran di Indonesia mencapai angka 5 juta penduduk
Prinsip Korologi (Gabungan)
Prinsip geografi yang terakhir adalah korologi atau gabungan. Prinsip ini menggabungkan tiga prinsip yang sudah dijabarkan di atas. Prinsip korologi bertujuan untuk menelaah fakta, gejala, dan permasalahan yang terjadi di suatu tempat.
Semua itu ditinjau dari segi persebarannya, interelasinya, integrasinya, dan interaksinya dalam suatu ruangan tertentu. Adapun penggambaran contoh prinsip korologi, yaitu:
Hujan di Puncak Bogor mengakibatkan banjir di Jakarta. Banjir ini membuat kerugian sebesar Rp100 miliar dan 20 orang luka-luka. Hal ini sering terjadi pada saat musim hujan, tercatat bahwa awan hujan berada di atas Kota Bogor, Malang, Palembang, dan Surabaya. (Pada cuplikan ini, kita dapat melihat prinsip interelasi di awal, disusul oleh deskripsi, dan pada akhirnya dijelaskan distribusi hujannya).
Untuk mengetahui masalah suhu udara, diperlukan penelitian mengenai perbedaan suhu udara pada perdesaan dan perkotaan, penyebab timbulnya perdesaan, dan pengaruh banyaknya pepohonan di desa terhadap suhu udara di wilayah perdesaan dibanding perkotaan.
Untuk memperkirakan angin dapat dilakukan dengan melihat perbedaan dan arah angin di berbagai wilayah. Maka, seorang ahli geografi harus mengetahui penyebab dari angin dan akibat dari angin di berbagai wilayah.
Keempat prinsip geografi di atas saling berhubungan satu sama lain. Sehingga jika satu saja dilewatkan kebenarannya dapat diragukan.
(AA dan FNS)
