Tekno & Sains
·
9 Desember 2020 20:33

Proses Terjadinya Hujan Dilalui Sebanyak 4 Kali, Ini Prosesnya!

Konten ini diproduksi oleh Berita Update
Proses Terjadinya Hujan Dilalui Sebanyak 4 Kali, Ini Prosesnya! (77430)
searchPerbesar
Proses Terjadinya Hujan sumber foto: Pixabay
Proses terjadinya hujan, sudah tahukah Anda? Sebagian orang menyukai hujan karena bisa menambah sumber mata air. Namun, sebagian orang juga tidak menyukai hujan lantaran bisa membuat basah, apalagi saat hujan di siang hari yang banyak beraktivitas.
ADVERTISEMENT
Hujan harus melalui proses sebanyak 4 kali untuk bisa turun ke bumi. Hujan sendiri merupakan jatuhnya air di atas permukaan bumi. Ternyata, hujan mempunyai berbagai macam ukuran dan bentuk. Tidak hanya cair, tapi ada juga hujan yang menghasilkan cairan beku. Berikut ini proses terjadinya hujan yang harus Anda tahu.

Proses Terjadinya Hujan dari Penguapan

Proses yang pertama sebelum terbentuk atau terjadinya hujan adalah penguapan. Proses ini juga disebut sebagai evaporasi di mana matahari selalu mempunyai efek panas saat bersinar. Alhasil, energi panas tersebut membuat air di daratan menjadi menguap. Proses ini menyebabkan terjadinya perubahan air dari cair menjadi gas.
Alhasil, air akan berubah menjadi uap air. Hal inilah yang memberikan kemungkinan uap tersebut naik ke atmosfer bumi. Semakin tinggi panas dari matahari, maka jumlah uap air yang naik akan semakin besar.
ADVERTISEMENT

Proses Hujan dari Pengembunan

Proses yang kedua adalah melalui pengembunan atau disebut dengan kondensasi. Proses ini terjadi di mana uap air berubah menjadi partikel es dengan ukuran kecil. Hal ini terjadi karena suhu udara sangat rendah saat berada di titik ketinggian. Partikel es tersebut nantinya akan terbentuk dan saling bersatu.
Hal inilah yang membuatnya tercipta sebuah awan. Semakin banyak partikel es yang menyatu, maka awan akan menjadi semakin tebal dan hitam. Proses bergabungnya partikel es menjadi awan disebut sebagai koalensi.

Proses Presipitasi

Proses ketiga dalam pembuatan hujan disebut sebagai presipitasi. Proses ini terjadi di mana awan yang berada di suhu udara tinggi akan mencair. Pada proses ini, hujan akan terjadi dan mulai membentuk butiran air yang kita sebut sebagai hujan. Awan yang terbentuk nantinya akan tertiup oleh angin.
ADVERTISEMENT
Hal ini akan menyebabkan perpindahan dari satu tempat ke tempat lain yang disebut sebagai proses adveksi. Proses ini memungkinkan awan untuk menyebar dan berpindah dari lautan ke atmosfer daratan.

Terbentuknya Hujan

Ketika awan berwarna semakin menghitam, titik air akan semakin berat pada awan. Hal inilah yang kemudian menghasilkan butiran air dan jatuh ke bumi. Itulah proses terjadinya hujan yang harus Anda tahu.(ANG)