News
·
10 November 2020 12:29

Virus Corona Indonesia Meningkat, Inilah Kebijakan yang Dilakukan Pemerintah

Konten ini diproduksi oleh Berita Update
Virus Corona Indonesia Meningkat, Inilah Kebijakan yang Dilakukan Pemerintah  (556845)
Virus Corona Indonesia , Foto: cumanagement
Virus Corona Indonesia masih terus menjadi topik yang hangat diperbincangkan. Hingga kini, upate jumlah kasus COVID-19 yang terkonfirmasi masih menampilkan grafik peningkatan. Mengutip laman resmi Satuan Tugas Penganan COVID-19, sebanyak 440.569 kasus terkonfirmasi per 9 November 2020.
ADVERTISEMENT
Beberapa kebijakan telah diupayakan oleh pemerintah Indonesia, di antaranya adanya kebijakan WFH (Work from Home), PSSB (Pembatasan Sosial Bersakala Besar), New Normal (pelonggaran pembatasan sosial) hingga PSBB Transisi.
Masyarakat sudah terbiasa beradaptasi dengan kebiasaan baru. Melakukan hampir seluruh kegiatan dengan memanfaatkan jaringan internet atau secara daring tanpa tatap muka langsung.
Hal ini diterapkan langsung dalam beberapa bidang di antaranya pekerjaan, pendidikan, kebutuhan sandang dan pangan, bahkan streaming movie sebagai hiburan paling aman setelah menuntaskan kewajiban masing-masing guna menghilangkan stres.
Masyarakat Indonesia dinilai optimis dapat melalui pandemi COVID-19 dengan baik oleh lembaga penelitian dunia Ipsos. Sebanyak 75% masyarakat Indonesia optimis ekonomi akan pulih dan berkembang dalam kurun waktu 6 bulan ke depan.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari laman resmi website SATGAS COVID-19 "Sikap optimis mengacu pada fakta bahwa upaya 3T (testing, tracing dan treatment) yang dilakukan pemerintah, terutama pengobatan semakin menunjukkan kemajuan yang progresif," Ujar dr. Reisa Brotoasmoro, Jubir Satgas Penanganan COVID-19, Jumat (6/11/2020).

Virus Corona Indonesia Masih Meningkat, Berbeda dengan Korea Utara

Lain halnya dengan Korea Utara, Kim Jong Un telah menyatakan bahwa Korea Utara terbebas dari kasus Corona. Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memuji negaranya "sukses bersinar" dalam menangani Covid-19, menurut kantor berita negara KCNA.
Berbicara pada pertemuan politbiro, Kim mengatakan negaranya telah "mencegah masuknya virus ganas dan mempertahankan situasi yang stabil".
Korea Utara menutup perbatasan negerinya serta mengisolasi ribuan orang sejak enam bulan lalu, sewaktu virus itu menyebar ke seluruh dunia. Ia mengklaim bahwa tidak ada kasus virus corona di negerinya, meskipun analis mengatakan tidak sepenuhnya ini mungkin.
ADVERTISEMENT
Dilansir dari BBC News, Kim dikatakan telah "menganalisis secara rinci pekerjaan anti-epidemi darurat nasional selama enam bulan" pada pertemuan politbiro pada hari Kamis. Kim Jong Un mengatakan keberhasilan dalam menangani dan menghadapi virus itu diraih oleh usaha keras kepemimpinan Komite Sentral Partai yang berpandangan jauh ke depan,".
(RDY)