Bikin Merinding, Pendaki Gunung Diganggu Suara Tangis Perempuan Sepanjang Malam

Konten dari Pengguna
2 Juli 2021 17:30
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Bikin Merinding, Pendaki Gunung Diganggu Suara Tangis Perempuan Sepanjang Malam (88459)
searchPerbesar
Ilustrasi pendaki gunung. Foto: Shutterstock.
Momen sekelompok pendaki Gunung Krenceng di Sumedang, Jawa Barat, diganggu oleh teriakan seorang wanita di malam hari belakangan heboh dibahas di dunia maya. Pasalnya, wanita yang bersangkutan disebut tidak terlihat alias hanya suara yang terdengar.
ADVERTISEMENT
Kejadian tersebut dibagikan oleh lelaki bernama Riqi Nur Haifidzi di akun TikTok pribadinya, Selasa (29/6/2021). Di video itu, Riqi mengabadikan teriakan seorang wanita saat ia dan teman-temannya mendaki gunung pada malam hari.
Diceritakan, Riqi dan dan teman-temannya mendaki Gunung Krenceng di malam hari. Di saat bersamaan, hujan terlihat sangat lebat hingga mereka mereka memutuskan untuk berteduh sejenak. Bahkan, Riqi dan teman-teman mendirikan tenda agar tidak basah kuyup.
"Kejadian mistis di Gunung Krenceng. Dari awal naik gunung malam hari dan di pertengahan perjalanan terjebak hujan, untung Alhamdulillah ada Flyset. Nyampe jam 10 malam langsung pasang tenda terus ngopi sebentar dan lanjut istirahat karena mau ngejar summit," bunyi tulisan dan keterangan di video tersebut.
Bikin Merinding, Pendaki Gunung Diganggu Suara Tangis Perempuan Sepanjang Malam (88460)
searchPerbesar
Ilustrasi makhluk gaib. Foto: Shutterstock.
Setelah mendirikan tenda, Riqi dan teman-temannya minum kopi panas untuk menghangatkan tubuh di tengah hujan yang sangat lebat. Namun, pada pukul 02.00 WIB, mereka kemudian terkejut lantaran mendengar teriakan seorang wanita yang meminta tolong sambil menangis.
ADVERTISEMENT
Anehnya, teriakan tersebut terdengar sangat nyata. Akan tetapi, wujud wanita itu disebut tidak terlihat dan mereka hanya mendengar suaranya. Bahkan, Riqi dan teman-temannya sampai berdoa saat mencari asal suara tersebut.
Di antara takut dan penasaran, mereka pun mencari asal suara tersebut. Anehnya, semakin suara itu dicari, semakin terdengar jelas teriakan dari wanita tersebut. Sementara itu, wujud wanita itu disebut tidak ditemukan.
"Sebenarnya pertama kali dengan suara tangisan itu sekitar pukul 02.00 WIB. Dari situ belum berani keluar tenda karena takut juga. Karena antara penasaran dan kasihan mendengar suara tangisnya semakin kencang," lanjut tulisan di video itu.
Begitulah momen mengerikan saat Riqi dan teman-temannya diganggu oleh teriakan atau tangisan saat mendaki Gunung Krenceng di malam hari. Sayangnya, sejak viral di media sosial, belum diketahui pasti bagaimana kelanjutan video pengalaman horor pendaki gunung tersebut.
ADVERTISEMENT
Terlepas dari itu, dua potongan video tersebut telah dilihat hingga 1,6 juta kali dan disukai 199 ribu pengguna TikTok. Bahkan, banyak warganet turut merasa ketakutan saat mendengar teriakan tangisan dari wanita tersebut.
"Sering dengar kayak gitu hati-hat antara tipu muslihat mereka minta tolong atau malah menjebak kita," tulis @alamsyahia.
"Ada yang bilang kalau dengar suara gaib terasa dekat sebenarnya mereka jauh begitupun sebaliknya," sahut @andreiansyh.
"Hasil penerawangan saya itu perempuan sudah menjadi arwah dan diperkosa di situ dan kemudian dibunuh dan mayatnya dibuang di hutan di areal tempat mereka kemah dan sisa badan halusnya atau arwahnya. Sehingga yang terekam memori saat si perempuan hendak dibunuh dan teriak. Maaf si perempuan sedang dalam kondisi mengandung. Fatihah buat mba-nya. Semoga disempurnakan, Amin," timpal @radenmahesa_87. (fre)
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020