Meski Terlihat Ringan, Bobot Awan Ternyata Setara Ratusan Gajah

Membahas isu-isu yang lagi viral
Konten dari Pengguna
13 Mei 2022 10:50
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Meski Terlihat Ringan, Bobot Awan Ternyata Setara Ratusan Gajah (128801)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi langit. Foto: Shutterstock
Mungkin kamu sering menyaksikan awan yang bergelantungan di langit. Menjadi pemandangan yang indah untuk disaksikan, tak jarang gumpalan-gumpalan awan putih itu bergeser tertiup angin. Tak jarang orang berangan-angan untuk menyentuhnya atau bahkan berandai-andai untuk bermain di atasnya.
ADVERTISEMENT
Ketika menyaksikan awan di langit yang bergeser tertiup angin, mungkin banyak dari kita beranggapan bahwa awan itu sangat ringan. Padahal, awan itu sebenarnya sangat berat. Bagaimana bisa? Lalu, berapa berat awan itu? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ulasannya.
Berat Awan Bisa Mencapai 500 Ton
Meski Terlihat Ringan, Bobot Awan Ternyata Setara Ratusan Gajah (128802)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi awan. Foto: Shutterstock
Para peneliti mengungkapkan, awan cumulus atau awan yang sering kita lihat sangat putih dan berbentuk seperti bunga kol ternyata memiliki berat mencapai 500.000 kilogram atau 500 ton. Jika dibandingkan, berat awan tersebut setara dengan berat 100 gajah.
Awan yang terbentuk dari tetesan air atau kristal beku ini memiliki kerapatan air 0,5 gram per meter kubik. Namun, ukuran ini adalah pada awan cumulus. Sebab, setiap awan memiliki perbedaan massa atau beratnya masing-masing.
ADVERTISEMENT
Meski Berat, Awan Tidak Jatuh ke Tanah
Meski Terlihat Ringan, Bobot Awan Ternyata Setara Ratusan Gajah (128803)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi langit. Foto: Shutterstock
Setelah mengetahui berat awan, kamu pasti bertanya-tanya bagaimana mungkin awan seberat 500 ton yang setara ratusan gajah itu tetap dapat melayang di langit dan tidak jatuh? Hal tersebut ternyata disebabkan oleh material atau unsur pada awan itu sendiri.
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, awan merupakan bentukan dari tetesan air atau kristal beku yang membentuk gumpalan. Selain karena tidak terpengaruh gaya gravitasi bumi, kenapa awan melayang di langit karena proses kondensasi atau pengembunan.
Ukuran lebar setiap awan juga berbeda-beda. Disebutkan, awan cumulus memiliki lebar sekitar 1 kilometer. Sementara cumulonimbus memiliki lebar 1-10 kilometer dan lebih berat dari awan putih yang kerap kita lihat lantaran berisi tetesan air, badai, hingga petir.
ADVERTISEMENT
Nah, itulah fakta menarik tentang awan yang selama ini kita anggap sangat ringan, namun ternyata memiliki berat hingga berton-ton. (fre)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020