News
·
2 Agustus 2021 10:34
·
waktu baca 2 menit

Sunmori Berakhir Kicep, Warga yang Terganggu Cegat Pemotor Minta Motor Dituntun

Konten ini diproduksi oleh Berita Viral
Sunmori Berakhir Kicep, Warga yang Terganggu Cegat Pemotor Minta Motor Dituntun (300160)
searchPerbesar
Sunmori dicegat warga. (Foto: @riskiandriani01/@info_kukar/Instagram)
Kegiatan berkendara di Minggu pagi alias sunmori belakangan semakin populer di kalangan pemotor. Sayangnya, beberapa pemotor tidak mematuhi aturan saat sunmori, sampai-sampai mengganggu warga dan mendapat teguran.
ADVERTISEMENT
Seperti yang baru-baru ini terjadi, para pemotor yang tengah melakukan sunmori menuai sorotan publik. Bukan tanpa sebab, mereka diberhentikan oleh warga sekitar lantaran dinilai mengganggu.
Momen tersebut dibagikan akun @riskiandriani01 dan diunggah @info_kukar di Instagram, pada Minggu (1/8/2021). Peristiwa tersebut terjadi di Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara poros Samarinda-Balikpapan.
Dalam video berdurasi kurang dari semenit tersebut, tampak warga beramai-ramai mencegat pemotor yang sedang sunmori. Adapun mereka kemudian meminta para pengendara untuk menuntun motor mereka ketika lewat.
Sunmori Berakhir Kicep, Warga yang Terganggu Cegat Pemotor Minta Motor Dituntun (300161)
searchPerbesar
Sunmori dicegat warga. (Foto: @riskiandriani01/@info_kukar/Instagram)
“Aksi masyarakat pagi tadi yang melakukan pencegatan terhadap sekelompok pengendara motor,” tulis pengunggah dalam keterangan videonya.
Dijelaskan, aksi tersebut dilakukan warga setempat karena merasa terganggu oleh aktivitas sunmori. Salah satunya adalah suara bising yang dikeluarkan knalpot motor mengganggu kenyamanan warga.
ADVERTISEMENT
Kemudian, selain karena suara, kegiatan sunmori juga membuat warga resah lantaran membahayakan keselamatan pengendara lain serta orang-orang sekitar. Terlebih, dari keterangan salah satu warga, sudah banyak yang menjadi korban.
“Setiap Minggu pasti ramai pengendara roda dua yang sampai mengakibatkan korban terjatuh dan kami pun berusaha melakukan semampunya,” sebut Tim Relawan Siaga Batuah.
Bila terjadi kecelakaan, Tim Relawan Siaga Batuah mengaku sampai kebingungan membawa korban ke rumah sakit mana. Pasalnya, di tengah pandemi Covid-19, RS terdekat banyak yang sudah penuh.
“Kami hanya bisa memberikan pertolongan pertama pada korban untuk saat ini,” lanjut Tim Relawan Siaga Batuah.
Kini unggahan tersebut pun viral, ditonton hingga ratusan ribu kali dan disukai oleh 11 ribu orang. Beragam komentar diberikan warganet, kebanyakan yang mendukung aksi warga menghentikan motor.
ADVERTISEMENT
“Motor mahal attitude gak ada,” ujar akun @ah.ahmadhafi.
“Selain ganggu warga, ganggu pengendara lain juga kalau ngebut-ngebut gak jelas gitu,” sebut akun @sylvateja_.
“Masukan saja, sih. Bukan masalah attitude gak ada. Kalau betul betul sunmori, pasti tahu aturan dalam berlalu lintas. Yang bikin rusak ini bocah bocah yang belum layak atau mengerti berkendara sopan,” kata akun @kacu62. (bob)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020