kumparan
Tekno & Sains23 Mei 2020 11:47

Dua Inovasi Penanganan COVID-19 ITS, Jadi Produk Unggulan Nasional

Konten Redaksi BASRA
20200414_111112.jpg
Robot RAISA ketika dikenalkan ke masyarakat. Foto-foto: Amanah Nur Asiah/Basra
Beragam inovasi penanganan COVID-19 telah diciptakan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Bahkan dua produk diantaranya berhasil masuk dalam jajaran produk-produk unggulan nasional dalam peluncuran produk inovasi Indonesia untuk penanganan COVID-19 yang digagas oleh Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN).
ADVERTISEMENT
Kedua produk tersebut yaitu Robot medical Assistant ITS-Airlangga (RAISA) dan produk Faceshield Mask ITS.
Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS Agus Muhamad Hatta ST MSi PhD menjelaskan bahwa dari banyak produk inovasi yang dikirimkan ITS kepada Kemenristek/BRIN, dua produk itulah yang terpilih untuk ditampilkan dalam jajaran produk-produk unggulan nasional.
Dimana peluncuran produk inovasi untuk penanganan COVID-9 ini merupakan sebuah apresiasi dari Kemenristek/BRIN kepada ITS dan para inventor lainnya. “Ini juga merupakan dampak positif untuk kita, karena karya kita selaim bisa membantu tenaga medis juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas,” jelas Hatta, Sabtu (23/5).
20200414_104539.jpg
Robot medical Assistant ITS-Airlangga (RAISA). Foto-foto: Amanah Nur Asiah/Basra
Hatta mengungkapkan, jika kedua produk inovasi ini memberikan dampak besar bagi tenaga medis. Pasalnya, adanya RAISA dapat membantu tenaga medis untuk mengurangi paparan virus saat merawat pasien.
ADVERTISEMENT
Bahkan faceshield yang diproduksi tim ITS lebih dari 150 ribu juga telah disebarkan ke berbagai provinsi di Indonesia. “Produk ini tentunya memberikan rasa aman bagi para tenaga medis yang berada di garda depan,” ungkapnua.
Dengan masuknya kedua produk ini ke dalam produk inovasi untuk penanganan COVID-19, Hatta berharap keduanya bisa diproduksi secara massal mengingat keperluannya di berbagai tempat di Indonesia sangat dibutuhkan.
IMG-20200423-WA0021.jpg
Faceshild buatan tim ITS.
Bahkan untuk produksi RAISA, tim peneliti sudah mendapat izin dan pendanaan dari Kemenristek/BRIN untuk melakukan proses produksinya. “Sejauh ini sudah diproduksi empat (RAISA) untuk RSUA, harapannya bisa digunakan oleh rumah sakit pendidikan lainnya juga,” ucapnya.
Tak hanya itu, dengan adanya inovasi tersebut Hatta mengajak masyarakat untuk sadar dan bangkit dengan produk-produk inovasi karya anak bangsa, serta menghilangkan kebiasaan impor barang.
ADVERTISEMENT
“Ketergantungan kita terhadap barang impor sebisa mungkin harus ditekan, dan bila memungkinkan harus dihilangkan. Karena anak bangsa juga bisa menciptakan karya yang luar biasa," pungkasnya.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan