Mom
·
14 Oktober 2020 16:02

Imunisasi Aman di Masa Pandemi

Konten ini diproduksi oleh BASRA (Berita Anak Surabaya)
Imunisasi Aman di Masa Pandemi (96972)
Ilustrasi imunisasi. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan orang tua saat mengajak anaknya berkunjung ke pusat layanan kesehatan untuk imunisasi. 
Pandemi COVID-19 menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi orang tua, terutama yang mempunyai anak di bawah usia 2 tahun dan masih harus mendapatkan imunisasi. dr. Mia Ratwita, Sp.A, dokter spesialis anak RSIA Kartika Surabaya, membagikan beberapa tips imunisasi aman di masa pandemi.
ADVERTISEMENT
"Imunisasi anak tetap harus diberikan sesuai jadwal karena itu sangat bermanfaat untuk anak nantinya. Imunisasi merupakan proses dalam tubuh anak supaya dia memiliki kekebalan terhadap penyakit," tegasnya dalam webinar 'Imunisasi di Era Pandemi COVID-19', Rabu (14/10).
Dia tak menampik ada rasa was-was dari orang tua jika harus mengajak anaknya berkunjung ke pusat layanan kesehatan. Meskipun sekadar untuk menghadiri jadwal imunisasi.
dr. Mia lantas memberikan tips aman mengajak anak untuk imunisasi di tengah pandemi seperti ini.
Imunisasi Aman di Masa Pandemi (96973)
dr. Mia Ratwita, Sp.A, dokter spesialis anak RSIA Kartika Surabaya
“Pertama, pilih fasilitas kesehatan yang terdekat dari rumah. Selanjutnya pastikan fasilitas kesehatan tersebut memiliki ruang atau waktu layanan yang berbeda untuk menangani pasien sakit dan orang sehat. Jadi antara orang sakit dan orang sehat itu terpisah, tidak bercampur," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Dia juga meminta orang tua untuk mengatur jadwal kunjungan ke fasilitas kesehatan agar anak tidak banyak berkumpul terlalu lama. Terapkan pula physical distancing saat berada di pusat layanan kesehatan tersebut.
"Jangan lupa orang tua mengajak anaknya untuk mencuci tangan saat tiba maupun hendak meninggalkan pusat layanan kesehatan," imbuhnya.
Bagi orang tua yang memiliki anak yang sudah bisa berjalan, kata dr. Mia, perlu dijaga agar tidak berjalan mondar-mandir saat berada di fasilitas kesehatan.
"Anak tergolong aktif, dia pasti anak berjalan kesana kemari, tidak mau diam. Ini yang harus dijaga, sangat penting meminimalisir agar mereka tidak berinteraksi dengan orang lain," tukasnya.
Bila ada keraguan dan orang tua ingin menunda imunisasi, sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter atau petugas kesehatan. Penundaan hingga 2 minggu masih dapat ditoleransi.
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white