Pencarian populer

Ingin Beli Mainan, Dastan Belajar Bekerja di Toko Musik Milik Ayah

Dastan, siswa SD Muhammadiyah 4 Surabaya. Foto : Dok. Pribadi

Halo Teman Basra! Asyik ya sudah masuk libur semester. Apa saja nih kegiatanmu di liburan kali ini? Kalau kamu punya pengalaman dan karya menarik selama liburan, kirimkan cerita dan fotomu ke email redaksi Basra di beritaanaksurabaya@gmail.com ya. Nanti di pertengahan Juli, Basra akan pilih satu cerita favorit untuk dapat satu smartwatch spesial. Asyik kan!

Untuk edisi perdana ini ada cerita dari Dastan, kita simak yuk liburan serunya!

Hai teman-teman, namaku Dastan. Umurku 8 tahun. Saat ini aku sedang libur panjang. Seperti anak-anak pada umumnya aku juga mengisi liburanku dengan bermain, bersilaturahim bersama keluarga, murojaah hafalan Alquran, dan yang pasti jalan-jalan ke mall dong.

Setiap kali ke mall aku selalu menuju ke toko mainan. Rasanya ingin sekali semua mainannya aku beli. Hehehe.. Tapi tentu ayah dan bunda tidak setuju karena anggaran yang terbatas.

Dastan sedang ikut belajar bekerja selama satu jam sehari untuk mengisi kegiatan liburan.

Nah, saat aku mulai merengek, bunda bilang, “Kamu bisa membeli yang kamu mau tanpa harus meminta-minta. Menurutmu caranya bagaimana?”

Pertanyaan bunda ini langsung memberiku ide. Seketika itu aku bilang seperti ini, ''Bunda, aku mau bilang sama ayah kalau aku mau kerja di toko ayah,” kataku.

Ternyata ayah setuju. Wah asyik! Aku sudah terbayang mainan yang tidak lama lagi bisa aku beli dengan uangku sendiri.

Ayah mengizinkan aku belajar bekerja di toko musik Paranada milik ayahku. Lima hari dalam seminggu aku belajar menjadi pegawai toko musik dengan dibimbing oleh satu pegawai ayah bernama tante Khalidah. Dalam sehari aku bekerja hanya satu jam. Pekerjaanku mengiklankan alat musik secara online.

Tante Khalidah dan aku.

Karena aku masih anak-anak, tante Khalidah juga mengajarkan aku apa saja hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan di internet. Kata tante, aku harus hati-hati karena internet itu luas dan tidak semua orang di dalamnya punya niat baik.

Berkat petunjuk dari tante Khalidah aku sekarang tahu caranya membuat email, membuat akun di marketplace, dan membuat bahasa iklan dengan foto yang menarik pembeli.

Tenang, pembuatan akun-akun itu tidak pakai data asliku kok. Cerita ini juga dikirim dengan bantuan bundaku. Karena kan aku belum boleh punya email sendiri sampai umur 13 tahun, hihihi..

Ini teks asli yang diketik ulang oleh bunda. Dok. Pribadi

Aku senang sekali. Uang yang aku dapatkan akan aku tabung untuk beli motor trail mini dan ilmu yang aku dapat menambah pengetahuanku.

Semoga teman-teman juga senang untuk mengisi waktu liburan dengan kegiatan yang bermanfaat ya.

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.57