Kembali Pimpin Komnas PA, Ini yang Akan Dilakukan Arist Merdeka Sirait

Konten Media Partner
11 September 2022 9:44
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Arist Merdeka Sirait. Foto: Masruroh/Basra
zoom-in-whitePerbesar
Arist Merdeka Sirait. Foto: Masruroh/Basra
ADVERTISEMENT
Sidang Pleno Forum Nasional Perlindungan Anak ke 5 memilih dan menetapkan kembali Arist Merdeka Sirait sebagai Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) periode 2022-2027.
ADVERTISEMENT
Untuk menjalankan tugas dan fungsinya, Arist dibantu Sekretaris Jenderal dan 11 orang sebagai Dewan Komisioner sesuai dengan latarbelakang keahliannya dan sejumlah nama yang diminta sebagai Dewan Pembina dan Dewan Pengawas dan Etik.
Selain penetapan Arist Merdeka Sirait sebagai Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak dalam Forum Nasional Perlindungan Anak yang ke 5 yang dibuka Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Damayanti, melalui sidang pleno memutuskan Komnas Perlindungan Anak dalam semua tingkatan merupakan eksekutor dari seluruh kegiatan Perkumpulan Lembaga Perlindungan Anak Pusat, dan menetapkan kegiatannya membela, menjaga, dan melindungi Anak merupakan bela negara.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Fornas Perlindungan Anak ke 5 ini juga menetapkan logo baru sebagai tuntutan peremajaan yang inovatif berbasis gerakan perubahan," ujar Arist dalam keterangan tertulis yang diterima Basra, Minggu (11/9).
ADVERTISEMENT
Fornas Perlindungan Anak, lanjut Arist, juga telah merumuskan langkah-langkah Strategis Program mewujudkan Desa dan Daerah tujuan wisata yang ramah Anak dan bebas dari eksploitasi dalam bentuk-bentuk aksi membangun desa ramah anak untuk disampaikan kepada Kemen PPPA untuk dijadikan program pemerintah sebagai hasil dari Fornas Perlindungan Anak.
"Untuk membangun dan mengeksekusi gerakan perlindungan anak berbasis komunitas, Fornas Perlindungan Anak menugaskan masing-masing Komnas Perlindungan Anak di daerah untuk membentuk kelompok Kerja (Pokja) perlindungan anak berbasis desa dan kampung serta terintegrasi dengan program desa," tandasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020