Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.99.0
Konten Media Partner
Mahasiswa Kedokteran di Surabaya Ajak Anak-anak Disabilitas Berani Tampil
27 Mei 2023 15:35 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
Memupuk rasa percaya diri anak-anak disabilitas dapat dilakukan dengan mengajak mereka tampil di depan umum. Selain sebagai cara agar mereka lebih percaya diri, tampil di depan umum juga dapat menunjukkan pada khalayak luas bahwa anak-anak disabilitas juga mempunyai kemauan seperti anak kebanyakan. Berangkat dari alasan ini mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Unair angkatan tahun 2021 menggelar kegiatan bakti sosial yang melibatkan puluhan anak-anak disabilitas.
ADVERTISEMENT
"Ini inisiatif dari kami agar anak-anak disabilitas terutama di Surabaya bisa lebih percaya diri. Kami ingin mendukung mereka agar lebih berani tampil sekaligus berprestasi," ujar Aisyah Berliana Salsabila, Ketua Panitia kegiatan bakti sosial FK Unair 'Stimulator' 2023, kepada Basra, Sabtu (27/5).
"Ini lho anak-anak disabilitas juga berprestasi. Kami mengundang totalnya 110 anak disabilitas," sambung mahasiswi FK Unair semester 4 ini.
Perempuan yang kerap disapa Berlin ini melanjutkan, 110 anak disabilitas tersebut berasal dari 5 SD Inklusi di sekitar FK Unair.
"Disabilitasnya macam-macam, ada yang down syndrome, autis. Mereka berasal dari SD Inklusi," tukasnya.
Berlin mengungkapkan kegiatan ini memberikan wadah bagi anak-anak disabilitas untuk tampil di panggung sesuai bakatnya. Ada yang tampil menari, berlenggak-lenggok ala model, menyanyi, hingga baca puisi.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Dr. Achmad Chusnu Romdhoni., dr., Sp.THT-KL(K)., FICS Wakil Dekan I FK Unair mengapresiasi kegiatan ini. Pasalnya, kegiatan mahasiswa dengan melibatkan anak-anak disabilitas cukup jarang dilakukan.
"Kami mendukung kegiatan yang dilakukan adik-adik ini. Suatu kebanggaan bisa mengajak anak-anak inklusi. Ini juga sekaligus menunjukkan jika di Surabaya ada sekelompok masyarakat yang perlu di support," ujarnya.
"Saya bangga adik-adik ini bisa melihat hal-hal yang tidak biasa," imbuhnya.
Salah satu anak disabilitas yang unjuk kebolehan adalah Muhammad Azriel Aliansyah, siswa kelas 4 SDN Pacar Keling 9. Meski mengalami speech delay namun Azriel mampu membawakan puisi yang ditulis oleh sang ibu.
"Judul puisinya Anak Surabaya Hebat. Yang bikin puisinya mama," ujarnya dengan logat cadel.
ADVERTISEMENT
Untuk bisa tampil membawakan puisi karya sang mama, Azriel mengaku harus menghafal selama 3 hari.
"Belajar (baca puisi) tiga hari," tukas sulung dari 2 bersaudara yang juga didiagnosis autis ini.