kumparan
15 Agu 2019 16:31 WIB

Mencicip Ikan Tilapia Regal Springs yang Bebas Antibiotik dan Pengawet

Olahan ikan tilapia karya Chef Norman Ismail. Foto : Windy Goestiana
Program Gemar Makan Ikan atau Gemari jadi agenda penting yang ingin dicapai Kementerian Perikanan dan Kelautan RI tahun 2019. Targetnya, konsumsi ikan di kalangan masyarakat Indonesia bisa mencapai 54,49 kg per kapita per tahun.
ADVERTISEMENT
Jumlah tersebut sebetulnya lebih sedikit jika dibanding konsumsi ikan warga Malaysia yang mencapai 70 kg per kapita per tahun, atau bahkan Jepang yang mendekati 100 kg per kapita per tahun.
Padahal di Indonesia ada begitu banyak jenis ikan segar yang sehat dan layak konsumsi. Salah satunya, Indonesia punya ikan tilapia budidaya Regal Springs yang dinyatakan terbaik di dunia.
"Ikan tilapia atau yang lebih dikenal dengan nama ikan nila ini kami budidayakan secara alami di danau air tawar ini sangat dijaga mutunya," kata Ratna Yudythia, Senior Marketing Manager Regal Springs Indonesia, saat acara Chef Gatherings Regal Springs di Four Points Surabaya, Kamis (15/8).
Chef Norman Ismail dan olahan ikan tilapia.
Ikan tilapia Regal Springs saat ini dibudidayakan di wilayah Jawa Tengah dan di Danau Toba. Ikan tilapia memang hidup di air tawar yang bersuhu sejuk atau sekitar 21 derajat celsius.
ADVERTISEMENT
Selama masa budidaya, ikan tilapia diberi pakan yang diformulasi khusus agar tetap mengapung di permukaan air dan tidak sampai tenggelam ke dasar danau. Dengan begitu, daging ikan tilapia Regal Springs tidak bau tanah atau muddy flavor.
Tak hanya itu, ikan tilapia Regal Springs juga tidak menggunakan antibiotik, zat adiktif, pengawet, maupun bahan kimia apapun. "Ikan tilapia kami diekspor ke Amerika Serikat, Kanada, dan Eropa. Kami tidak mungkin bisa memasarkan kesana kalau ikan-ikan kami pakai antibiotik, pengawet, atau zat-zat kimia lain. Karena selalu ada pengecekan kualitas," kata Ratna.
Selain tidak bau tanah dan bebas bahan kimia, ikan tilapia Regal Springs juga tinggi protein dan vitamin D. "Ikan-ikan ini juga rendah lemak dan tidak lembek saat diolah jadi berbagai masakan," kata Chef Norman Ismail.
ADVERTISEMENT
(Reporter : Windy Goestiana)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan