News
·
4 Agustus 2021 11:33
·
waktu baca 2 menit

Mudahkan Pasien COVID-19 Temukan Pendonor Plasma Lewat Platform Plasma Petra

Konten ini diproduksi oleh BASRA (Berita Anak Surabaya)
Mudahkan Pasien COVID-19 Temukan Pendonor Plasma Lewat Platform Plasma Petra (270951)
searchPerbesar
Tingginya kebutuhan dan permintaan akan plasma konvalesen bagi pasien COVID-19, menginspirasi Universitas Kristen Petra (UK Petra) Surabaya untuk membuat sebuah platform bernama Plasma Petra (https://plasma.petra.ac.id/).
ADVERTISEMENT
Meilinda, S.S., M.A., selaku Kepala Office of Institutional Advancement (OIA) UK Petra, mengatakan, Plasma Petra adalah program inisiasi dari UK Petra sebagai bentuk perwujudan partisipasi gotong royong segenap Sivitas Akademika dalam penanggulangan pandemi COVID-19 di Indonesia.
Melalui platform tersebut, calon pendonor yang terpanggil untuk mendonasikan plasma konvalesen untuk penanganan COVID-19 dapat dipertemukan dengan orang yang membutuhkan plasma tersebut dengan lebih mudah.
Bahkan platform ini juga dapat digunakan oleh semua orang di seluruh Indonesia.
"Kebutuhan akan plasma menghiasi Instagram, WhatsApp, dan sosial media lainnya lengkap dengan contact person yang dibuka secara umum. Tidak sedikit juga hoax dan informasi simpang siur yang bertebaran. Dengan adanya platform ini, data-data tersebut disimpan secara baik dan hanya bisa digunakan dengan ijin dari pemilik datanya, sehingga lebih aman untuk kedua belah pihak," kata Meilinda, Rabu (4/8).
Mudahkan Pasien COVID-19 Temukan Pendonor Plasma Lewat Platform Plasma Petra (270952)
searchPerbesar
Ia menuturkan, dalam platform tersebut, pengguna dapat masuk sebagai pendonor dan penerima donor. Untuk pendonor hanya dapat mendaftarkan dirinya sendiri, namun untuk penerima donor, dalam hal ini yang berperan sebagai narahubung dapat mendaftarkan lebih dari satu orang pasien.
ADVERTISEMENT
Selain itu, para pengguna diminta untuk mengisi form dengan jujur, yang berisi alamat domisili, rumah sakit tempat pasien dirawat, serta golongan darah dan rhesus.
"Saat ada kebutuhan donor, maka sistem akan secara otomatis menampilkan daftar rekomendasi pendonor yang cocok atau sesuai dengan kriteria pasien, mulai dari lokasi serta golongan darah dan rhesus. Narahubung juga dapat memilih calon pendonor kemudian menekan tombol request, setelah itu akan muncul notifikasi pada halaman akun pendonor," jelasnha.
Nantinya, pendonor juga bisa menerima dan menolak, jika menerima, nantinya akan ada tombol untuk menghubungi narahubung yang akan langsung direct ke whatsapp.
"Saat sudah memencet tombol hubungi, secara otomatis status pendonor tersebut akan tidak aktif, untuk menghindari penumpukan permintaan," tambahnya.
ADVERTISEMENT
Dengan adanya platform tersebut diharapkan dapat membantu pasien COVID-19 yang membutuhkan plasma konvalesen, dan menekan angka kematian akibat COVID-19.
"Latar belakang dan tujuan dari Plasma Petra ini hanya satu yaitu menolong, murni karena rasa kemanusiaan. Apa yang bisa dilakukan oleh UK Petra, mahasiswa, dan dosen pada saat kondisi negara kita seperti ini. Semoga ini bisa sedikit membantu," pungkasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020