Ortu yang Tak Izinkan Murid PTM Wajib Bawa Surat Dokter, Ortu: Untuk Apa?

Konten Media Partner
13 Mei 2022 11:02
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ortu yang Tak Izinkan Murid PTM Wajib Bawa Surat Dokter, Ortu: Untuk Apa? (58997)
zoom-in-whitePerbesar
Foto-foto: Amanah Nur Asiah/Basra
ADVERTISEMENT
Baru-baru pemerintah memperbarui kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah selama pandemi COVID-19 masih berlangsung.
ADVERTISEMENT
Dalam kebijakan baru tersebut, orang tua atau wali peserta didik masih diberikan pilihan untuk mengizinkan anak mereka mengikuti PTM atau memilih pembelajaran jarak jauh (PJJ) sampai tahun ajaran 2021/2022 berakhir.
"Bagi orang tua/wali yang masih memilih pembelajaran jarak jauh perlu melampirkan surat keterangan kesehatan anaknya dari dokter," kata Sekretaris Jenderal Kemendikbud Ristek Suharti dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/5).
Tentu saja adanya kebijakan baru ini menimbulkan pro dan kontra dari orang tua siswa. Ari Susanto misalnya.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Wali murid siswa kelas 3 SD ini mengaku keberatan dengan adanya kebijakan tersebut. Menurutnya, para orang tua yang belum mengizinkan anaknya untuk PTM masih merasa khawatir dengan kondisi saat ini.
"Sebenarnya itu kembali lagi ke hak orang tua, untuk memberikan perlindungan pada anak. Saya sebagai orang tua mungkin masih agak khawatir untuk mengizinkan anak saya PTM meskipun dengan kondisi yang mulai membaik, apalagi sekarang juga sedang ramai soal kasus hepatitis," ucapnya pada Basra, Jumat (13/5).
ADVERTISEMENT
Bahkan, ia juga menanyakan terkait fungsi dari melampirkan surat dokter. "Surat itu sebanarnya untuk apa. Untuk pemantauan lebih lanjut atau bagaimana. Kalau tidak ada tujuan yang pasti ya buat apa, karena yang tahu kondisi pasti anak kan ya orang tua sendiri," tuturnya.
Hal senada juga diungkapkan Pita Sari. Wali murid asal Karang Asem Surabaya ini mengaku adanya surat keterangan dokter justru membuat para orang tua keberatan.
Pasalnya sebagian besar orang tua khawatir karena prokes di sekolah terkadang masih diabaikan. "Apalagi kalau anak-anak sudah bertemu sama teman-temannya kan pasti mereka sudah heboh sendiri. Sebaiknya kebijakan ini dikaji kembali. Karena yang ditakutkan orang tua saat ini kan bukan hanya COVID-19, tapi hepatitis juga," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020