News
·
26 Juli 2020 9:33

Penulis Wina Bojonegoro Bikin Aksi '100 Hari Parade Baca Cerpen'

Konten ini diproduksi oleh BASRA (Berita Anak Surabaya)
Penulis Wina Bojonegoro Bikin Aksi '100 Hari Parade Baca Cerpen' (67263)
Wina Bojonegoro
Bicara tentang dampak pandemi COVID-19 seolah tak pernah habis. Semua lini terimbas, tak terkecuali bagi Wina Bojonegoro. Keseharian penulis asal Surabaya ini menjadi terhenti seakan tak ada lagi hal-hal yang bisa dijadikannya sebagai bahan tulisan lantaran pandemi virus asal Wuhan, China itu.
ADVERTISEMENT
"Pandemi ini seolah membuat semuanya mandeg. Usaha travel saya juga harus berhenti. Nggak tahu lagi harus berbuat apa," ujar Wina membuka percakapan dengan Basra, Sabtu (25/7).
Namun Wina tak ingin terus terpuruk. Ia menolak untuk menyerah dan memilih tetap berkarya di tengah pandemi. Perlahan bangkit, Wina menggelar kelas-kelas menulis secara online. Sambutan positif yang didapat terhadap kelas online, membuat perempuan yang sudah mencintai sastra sejak di bangku Taman Kanak-kanak ini, lantas berpikir keras untuk membuat aktivitas apalagi yang bisa dilakukan di masa pandemi ini, namun tidak jauh dari kecintaannya pada menulis dan sastra.
“Akhirnya saya kasih tantangan murid-murid kelas online saya untuk baca cerpen pakai live IG. Dan ternyata mereka sangat antusias dengan aksi ini," ujar Wina.
ADVERTISEMENT
Aksi membaca cerpen tersebut, kata Wina, awalnya memang hanya diperuntukkan bagi murid-muridnya. Namun sambutan positif juga didapat Wina dari masyarakat luas. Sehingga parade baca cerpen yang tadinya hanya diikuti 30 orang membengkak menjadi 100 orang.
Penulis Wina Bojonegoro Bikin Aksi '100 Hari Parade Baca Cerpen' (67264)
"Banyak dari luar murid saya yang ingin ikut baca cerpen. Ada teman yang kasih saran untuk digenapkan menjadi 100 peserta mengingat banyaknya yang ingin ikut andil," jelas pemilik cerpen 'Negeri Atas Angin' ini.
Sejumlah tokoh masyarakat, aktivis, ibu-ibu pejabat, serta perempuan dari beragam profesi ikut serta tampil dalam program bertajuk '100 Hari Parade Baca Cerpen' yang akan berakhir pada 8 September 2020 mendatang.
Melalui program ini, Wina sekaligus membuktikan bahwa sastra dapat dinikmati oleh banyak orang. Sekalipun mereka tidak memiliki latar belakang sastra.
ADVERTISEMENT
Karena program digagas Wina, maka seluruh cerpen yang dibaca merupakan karya miliknya.
"Cerpennya saya yang pilih agar sesuai dengan karakter yang membaca," imbuhnya.
Para pembaca cerpen tersebut, kata Wina, tampil semaksimal mungkin. Properti pun disiapkan membuat seolah mereka memang tengah melakukan pertunjukkan di atas panggung.
"Saya kemudian berpikir, ternyata membaca cerpen ini juga bisa membuat orang menjadi kreatif, meski sebelumnya mereka tidak pernah berkesenian," tukasnya.
Para pembaca cerpen itu tampil secara live di IG pribadi masing-masing. Setiap hari ada 1 pembaca cerpen yang mulai tampil pada pukul 19.00 WIB.
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white