Konten Media Partner
Poli Khusus Layanan Penanganan Kelainan Payudara Hadir di Surabaya
13 Oktober 2025 14:43 WIB
·
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Poli Khusus Layanan Penanganan Kelainan Payudara Hadir di Surabaya
Layanan poli ini dihadirkan untuk memberikan solusi medis terpadu bagi pasien dengan keluhan di bidang bedah umum maupun permasalahan pada payudara. #publisherstory #beritaanaksurabayaBASRA (Berita Anak Surabaya)

ADVERTISEMENT
Kasus kelainan payudara terus meningkat, terutama kanker payudara, dengan peningkatan yang signifikan pada kelompok usia muda seperti milenial dan Gen Z. Butuh penanganan khusus pada kasus kelainan payudara agar tidak berkembang menjadi kanker payudara.
ADVERTISEMENT
Berangkat dari fenomena tersebut, Rumah Sakit Manyar Medical Centre (MMC) Surabaya membuka Poli Bedah dan Payudara (Breast and Surgery Clinic).
"Layanan poli ini dihadirkan untuk memberikan solusi medis terpadu bagi pasien dengan keluhan di bidang bedah umum maupun permasalahan pada payudara. Baik yang bersifat medis maupun estetika,” ungkap dr Wahyu Wibawanto MKes, Direktur Utama RS Manyar Medical Centre di sela acara peringatan ulang tahun ke-15 RS MMC Surabaya, akhir pekan kemarin.
Pria yang kerap disapa Weby ini melanjutkan, pembukaan poli ini merupakan wujud komitmen rumah sakit dalam meningkatkan layanan yang berfokus pada deteksi dini, penanganan cepat, serta perawatan yang berkelanjutan.
“Kami melihat peningkatan kasus kelainan payudara dan kebutuhan layanan bedah yang lebih spesifik di masyarakat,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
Melalui poli tersebut pasien dapat memperoleh layanan mulai dari konsultasi, pemeriksaan diagnostik, hingga tindakan bedah dengan pendekatan profesional dan empatik.
Poli ini melayani berbagai kondisi, antara lain konsultasi dengan ahli, pemeriksaan benjolan payudara (tumor jinak atau ganas), pemeriksaan dan tindakan bedah minor dan mayor, serta konsultasi bedah umum seperti hernia, ambien, kista, hingga abses.
Selain itu juga deteksi dini kanker payudara melalui USG dan mamografi, serta perawatan pasca operasi dengan pendekatan holistik dan dukungan psikologis.
"Semoga poli ini dapat menjadi bagian penting dalam upaya menurunkan angka keterlambatan deteksi kanker payudara dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat," pungkasnya.
