News
·
10 Juni 2021 20:15
·
waktu baca 3 menit

6 Orang Pelajar Penghuni Asrama Sekolah di Blora Positif COVID-19

Konten ini diproduksi oleh Berita Bojonegoro
6 Orang Pelajar Penghuni Asrama Sekolah di Blora Positif COVID-19 (328111)
searchPerbesar
Petugas gabungan saat lakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan salah satu sekolah di Kecamatan Blora. Kamis (10/06/2021). (foto: istimewa)
Blora - Salah satu asmara sekolah yang berada di Kelurahan Tempelan, Kecamatan Blora, kabupaten Blora, menjadi klaster baru penularan COVID-19, setelah 6 orang pelajar yang tinggal di asrama sekolah tersebut dinyatakan positif COVID-19, sehingga saat ini kegiatan yang ada di sekolah tersebut untuk sementara waktu dihentikan.
ADVERTISEMENT
Para pelajar tersebut diduga tertular dari pengelola atau bapak asrama yang sebelumnya meninggal dunia akibat terpapar virus Corona (COVID-19).
Bidan Kelurahan Tempelan, Kecamatan Blora, Niken Permatasari kepada awak media ini Kamis (10/06/2021) mengatakan bahwa klaster asrama sekolah tersebut berawal ketika salah seorang pengelola atau kepala asmara mengalami sakit, yang kemudian dilakukan tes PCR di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetijono, Blora, yang hasilnya dinyatakan positif.
"Awalnya bapak asrama sakit, lalu diopname di RSUD Blora. Setelah dua kali tes PCR, hasilnya positif," ucap Niken, Kamis (10/06/2021).
Miken menjelaskan bahwa sebelum masa isolasinya selesai, bapak asrama tersebut memilih pulang atau kembali ke asmara. Setelah itu, ia mengeluh sakit lagi dan diopname di salah satu rumah sakit di Purwodadi, namun 3 hari kemudian, kepala asrama tersebut meninggal dunia.
ADVERTISEMENT
"Jadi untuk memutus rantai penyebaran, kita melakukan tes PCR masal di pada semua anak asrama dan guru sekolah tersebut," kata Niken.
Berdasarkan tes PCR tersebut, dari 63 anak asmara dan guru, ditemukan sebanyak 6 orang yang positif COVID-19.
"Jadi kemarin tanggal 3 Juni 2021 diadakan tes PCR di asmara sekolah, dari 63 orang yang diperiksa, ditemukan 6 kasus positif, satu orang siswa SMP dan 5 orang siswa SMK," kata Niken.
6 Orang Pelajar Penghuni Asrama Sekolah di Blora Positif COVID-19 (328112)
searchPerbesar
Infografis monitoring data COVID-19 di Kabupaten Blora, pada Kamis (10/06/2021). (foto: istimewa)
Agar kondisi tersebut tidak menyebar ke lingkungan sekitar, maka pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Blora kemudian melakukan sejumlah antisipasi agar tidak terjadi penyebaran atau penularan virus tersebut, salah satunya bekerjasama dengan kelurahan melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan sekolah dan asrama tersebut.
ADVERTISEMENT
Selain itu, kegiatan yang ada di sekolah tersebut untuk sementara waktu dihentikan, sementara di asrama sekolah juga dilakukan pembatasan kegiatan.
"Ya sementara dari kami pihak Puskesmas memohon untuk sekolah sementara ditutup sampai isolasi selesai, tes PCR tanggal 3 Juni 2021. masa isolasinya sampai tanggal 13 Juni 2021," ujar Niken.
Berdasarkan monitoring data COVID-19 Kabupaten Blora, per tanggal 10 Juni 2021, terdapat 7.327 kasus positif.
Sementara jumlah orang yang dinyatakan sembuh sebanyak 6.609 orang, meninggal sebanyak 383 orang, dirawat di rumah sakit sebanyak 66 orang, isolasi mandiri sebanyak 269 orang dengan total pemeriksaan swab sebanyak 29.799 orang.
Hingga saat ini, petugas gabungan di Kabupaten Blora terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan melakukan penyemprotan disinfektan di fasilitas umum, yang ada di Blora, langkah ini di ambil untuk memutus mata rantai penebaran COVID-19 yang masih terjadi di Kabupaten Blora. (teg/imm)
ADVERTISEMENT
Reporter: Priyo SPd
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Story ini telah dipublish di: https://beritabojonegoro.com