kumparan
4 Februari 2019 15:45

EMCL Beri Batuan Peralatan Usaha pada Pengusaha Kecil di Bojonegoro

0201 EMCL 02.jpg
Perwakilan EMCL Ichwan Arifin, saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan pengusaha kecil, Jumat (01/02/2019).
Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) pada Jumat (01/02/2019), bertempat di Balai Desa Ringintunggal Kecamatan Gayam kabupaten Bojonegoro, menyerahkan bantuan peralatan usaha kepada delapan pengusaha kecil di tujuh desa, dari dua kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Penerima bantuan merupakan para pemuda di bawah 35 tahun. Bahkan di antara mereka membangun usahanya dengan berkelompok. Seperti usaha kerajinan anyaman bambu dari Desa Beged Kecamatan Gayam. Kelompok usaha kreatif yang dipimpin oleh Mahfudz ini mampu menghasilkan produk-produk yang layak bersaing di pasar lokal Bojonegoro bahkan regional Jawa Timur. Tak heran ketika pagelaran Festival Banyu Urip akhir taun lalu, kerajinan bambunya Mahfudz dan kawan-kawan laris terjual. “Di desa kami ini banyak pohon bambu, kami berpikir bagaimana cara meningkatkan nilai bambu ini,” ungkap Mahfudz. Mahfudz berharap, dengan bantuan dari EMCL ini, usaha kelompoknya bisa semakin terbantu untuk berkembang. “Kita ingin terus berkolaborasi dengan semua yang mendukung kegiatan positif bagi pemuda,” ucapnya tegas.
0201 EMCL 01.jpg
Perwakilan EMCL Ichwan Arifin, saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan pengusaha kecil, Jumat (01/02/2019).
ADVERTISEMENT
Kepala Desa Ringintunggal, Pandil mengapresiasi dukungan kepada para pemuda di desanya. Kelompok usaha Karang Taruna Desa Ringintunggal memang tergolong maju. Usaha makan minuman yang dikelola mereka selalu laris. “Para pemuda ini kan sudah punya kemauan, juga ada kemajuan. Ditambah dukungan EMCL. Maka makin majulah usaha mereka,” ujar Pandil. Sementara itu, perwakilan EMCL Ichwan Arifin menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk dukungan kepada masyarakat dan Program Pemerintah dalam mendorong peningkatan taraf ekonomi lokal. Kata dia, pemuda menjadi sasaran program karena pemuda masa depannya masih jauh, semangatnya masih tinggi, dan punya jiwa kreativitas. “Kita yakin, para pemuda ini bisa menggerakan perekonomian daerah. Bahkan nasional,” kata dia seraya memungkasi pembicaraan. (red/imm)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan