• 0

PUBLISHER STORY

Identitas Mr X Yang Ditemukan Meninggal di Alun-Alun Bojonegoro Diketahui

Identitas Mr X Yang Ditemukan Meninggal di Alun-Alun Bojonegoro Diketahui


Oleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro Kota - Sebagaimana diberitakan sebelumnya, mayat seorang laki-laki tanpa identitas (Mr X), pada Kamis (24/05/2018) sekira pukul 04.00 WIB pagi tadi, ditemukan di sebelah barat tribun Alun-alun Kota Bojonegoro.
Selanjutnya, setelah dilakukan upaya pencarian oleh anggota Polsek Bojonegoro Kota, identitas korban akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Darmo (65) warga Dusun Kedungrejo Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro.

Kapolsek Bojonegoro Kota, Kompol Eko Dhani Rinawan SH, ketika dihubungi awak media ini melalui sambungan telepon seluler membenarkan, bahwa identitas orang yang ditemukan meninggal dunia di sebelah barat tribun Alun-alun Kota Bojonegoro, telah diketahui.
“Jenazah korban telah diserahkan kepada ahli warisnya.” jelas Kapolsek.
Adapun kronologi terungkapnya identitas korban tersebut bermula saat petugas mendapatkan informasi dari warga masyarakat, bahwa korban memiliki keluarga di Desa Sumbertlaseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, sehingga berdasarkan informasi tersebut, petugas segera melakukan penyelidikan atau pelacakan guna menemukan keberadaan keluarga korban, sesuai yang diterangkan warga tersebut.
“Informasi tersebut memang benar adanya, korban memiliki keluarga di Desa Sumbertlaseh dan petugas berhasil bertemu dengan keluarga korban tersebut,” lanjut Kapolsek.
Keluarga korban tersebut bernama Nariyo (53) warga Desa Sumbertlaseh RT 019 RW 002 Kecamatan Dander, sehingga petugas langsung mengajak keluarga korban tersebut menuju RSUD Bojonegoro, guna memastikan apakah benar jenazah korban tersebut adalah keluarganya.
“Setelah sampai di rumah sakit, keluarga korban memastikan bahwa mayat yang ditemukan tersebut adalah mayat keluarganya yang bernama Darmo (65) warga Dusun Kedungrejo Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro,” terang Kapolsek.
Atas terjadinya peristiwa tersebut, keluarga korban meminta untuk tidak dilakukan otopsi, yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan, tidak akan menutut kepada pihak manapun atas meninggalnya korban tersebut.
“Selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk proses pemakaman.” pungkas Kapolsek. (red/imm)


NewsBojonegoro

presentation
500

Baca Lainnya