kumparan
12 Juli 2019 15:53

Aksi Heroik Emak-emak di Surabaya: Semprot Obat Nyamuk ke Perampok

Untitled Image
Sidoarjo (beritajatim.com) – Emak-emak bernama Aisyah berhasil menggagalkan perampokan dengan cara menyemprotkan obat nyamuk Hit ke wajah si perampok. Peristiwa ini terjadi di Desa Pekarungan, RT 15, RW 05, Kecamatan Sukodono, Surabaya, pada Jumat dini hari (12/7).
ADVERTISEMENT
Peristiwa ini bermula ketika Wahyu Widodo alias Coi (47) selesai memancing di kolam pancing Slamet Rejo milik H. Komari (63). Kondisinya sepi lantaran kolam pancing sudah ditutup. Wahyu lalu menyelinap ke kamar mandi lewat pintu dapur rumah Komari.
Namun Wahyu tepergok oleh Komari dan keributan terjadi. Wahyu yang memegang pisau itu berhasil mengikat tangan, menutup mata serta mulut Komari. Wahyu juga sempat mengikat tangan Aisyah yang merupakan istri Komari.
Namun, Aisyah berhasil lolos, berlari mengambil obat nyamuk.
“Sebotol obat nyamuk itu oleh istri korban disemprotkan ke arah wajah pelaku hingga pelaku gelagapan merasa perih, tak berkutik dan meminta tolong,” kata Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Sukodono, Ipda Sugiono, Jumat (12/7).
ADVERTISEMENT
Aisyah kemudian berlari ke luar rumah meminta pertolongan tetangga. Polisi pun datang dan menangkap Wahyu.
"Pelaku diamankan beserta barang bukti mulai pisau dapur, tali tampar, lakban dan kain yang digunakan untuk menutupi mata korban,” ujar Sugiono.
Ilustrasi Perampokan
Ilustrasi Perampoka Foto: Andina Dwi Utari/kumparan
Kepada polisi, Wahyu mengaku nekat merampok karena kebutuhan ekonomi, terutama untuk membayar kuliah anaknya. “Saya butuh duit untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” kata warga Kelurahan Kedurus, Kecamatan Karang Pilang, Surabaya, itu.
Kini Wahyu terancam hukuman sesuai Pasal 365 ayat 1 dan 2 juncto Pasal 353 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Dua pasal itu mengatur tentang tindakan pencurian dan kekerasan. (isa/kun)
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan