kumparan
14 November 2019 15:50

Imbauan Pejabat Tak Salam Semua Agama, Wagub Jatim: Ranahnya Ulama

Untitled Image
Mojokerto (beritajatim.com) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur mengeluarkan imbauan agar pejabat tak menggunakan salam semua agama dalam acara resmi. Wakil Gubenur (Wagub) Jawa Timur, Emil Dardak, menegaskan jika itu ranahnya ulama.
ADVERTISEMENT
“Saya rasa itu ranahnya para ulama, kita menghormati bagaimana para ulama saling bermusyawarah,” ungkapnya ditemui usai upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Korps Brimob Polri di Lapangan Pendopo Agung Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Kamis (14/11/2019).
Masih kata Emil, tentunya saat ini semua harus menyadari bahwa proses pendalaman itu sudah dilaksanakan, tidak langsung seperti menggantikan begitu saja. Pastinya, sudah ada dialog yang terjadi di para ulama.
“Ini ranahnya umat. Kami tentunya akan mengikuti, kayaknya sampai itu. Untuk saat ini kita hormati prosesnya yang sedang terjadi di para ulama. Kalau ditanya secara pribadi, saya harus kembalikan ke para ulama terlebih dahulu,” katanya.
Terkait salam untuk semua agama saat membacakan amanat Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, menurutnya itu dilakukan lantaran itu adalah amanat. Sehingga harus membacakan semua teks yang ada dalam amanat tersebut.
ADVERTISEMENT
“Saya membacakan sambutan Kapolri jadi saya bacakan teks per teks, saya bacakan karena ini upacara formal kenegaraan dimana tentunya sebagai pejabat negara saya hormati. Sekali lagi kalau ditanya secara pribadi, saya harus kembalikan ke para ulama terlebih dahulu,” tegasnya.[tin/kun]
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan