kumparan
4 November 2019 19:41

Duduk Bersama Akhiri Polemik GBT, Khofifah: Monggo Anytime, Anywhere

019.jpeg
Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengaku sebagai orang yang lahir dan besar di Kota Surabaya, memiliki sifat yang terbuka.
ADVERTISEMENT
Orang nomor satu di Pemprov Jatim ini menyatakan siap duduk bersama untuk mengakhiri polemik stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang sebelumnya ramai beraroma sampah.
Hal itu disampaikan Khofifah saat ditemui wartawan di Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan Surabaya, Senin (4/11/3019).
Dirinya menyatakan sudah bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Zainudin Amali. Pertemuan itu membicarakan banyak hal terkait olah raga. Apakah siap duduk bersama Walikota Surabaya dan Menpora?
“Wong Suroboyo iku terbuka. Monggo anytime anywhere,” katanya.
Sebelumnya, Khofifah menyebut, stadion GBT, bukan satu-satunya opsi stadion di Jatim menjadi venue penyelenggaraan Piala Dunia U-20, dari 10 stadion yang diajukan.
Menurutnya, aroma kurang sedap akibat sampah, dikhawatirkan akan mengganggu pertandingan. “Nanti ketika FIFA ke sana (stadion GBT) terus pas anginnya masuk, ini aroma apa? Makanya kita menyampaikan opsi lain pokoke Jawa Timur harus ada yang dijadikan venue,” katanya, Jumat (1/11/2019) lalu.
ADVERTISEMENT
Selain GBT, Khofifah menawarkan Stadion Kanjuruhan Malang, Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Stadion Surajaya Lamongan, dan Stadion Gelora Bangkalan. “Dari awal saya menyampaikan opsi, inikan diajukan 10 titik, salah satunya GBT, tetapi saya sudah ke GBT kalau sore kena angin itu suka aroma sampah,” ujarnya.
Kemudian, Menpora Zainudin Amali pada Minggu (3/11/2019) kemarin menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke GBT. Kedatangan politikus dari Partai Golkar itu untuk mengecek kesiapan GBT sebagai venue Piala Dunia U-20 Tahun 2021. Sayangnya, Zainudin Amali yang tiba sekitar pukul 15.00 WIB tidak bisa masuk ke dalam stadion lantaran pintunya terkunci.
Akhirnya, Menpora yang didampingi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim, Supratomo dan Ketua Umum KONI Jatim, Erlangga Satriagung, tidak bisa melihat langsung ke dalam stadion kebanggaan warga Surabaya itu.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Pemkot Surabaya menilai ada miskomunikasi saat agenda Menpora ke GBT. Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara menuturkan, tidak ada informasi yang diterima Pemkot Surabaya, jika Menpora akan berkunjung ke GBT.
Justru, dia baru tahu Menpora sudah berada di GBT dari awak media. “Saya mendampingi Ibu Walikota sepanjang siang hari. Sama sekali tidak ada informasi mengenai kunjungan Menpora. Tiba-tiba ada wartawan yang telpon saya menginformasikan bahwa Menpora sudah di GBT,” kata Febri. (tok/ted)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan