kumparan
24 Jan 2019 16:31 WIB

Ini Pengakuan Vigit Waluyo Setor ke Anggota Komisi Wasit PSSI

Surabaya (beritajatim.com) – Vigit Waluyo buka suara terkait kasus yang membelitnya dalam skandal mafia sepakbola liga dua.
ADVERTISEMENT
Pada awak media, mantan pengelola PS Mokojokerto Putra (MP) ini mengaku setor uang kepada anggota Komite Wasit Nasrul Koto. Uang tersebut digunakan untuk menjamin agar timnya tidak dikerjai oleh wasit.
Vigit mengaku mengenal Nasrul dari anggota Komite Disiplin Dwi Irianto, alias Mbah Putih. Dari situ dia disarankan untuk bertemu wasit Nasrul Koto. Setelah bertemu itulah, Vigit menceritakan kenapa timnya merasa seperti diganggu oleh dunia perwasitan.
” Setelah itu pertandingan kami aman-aman saja. Maksudnya sudah tidak lagi diganggu dari perwasitan,” ujar Vigit.
Vigit memastikan bahwa uang Rp 25 juta yang diberikan hanya untuk mengamankan timnya dari gangguan wasit dan dia membantah tidak pernah melakukan pengaturan skor yang ramai diberitakan.
“ Uang itu hanya untuk memberikan kontribusi dari tekanan yang diberikan oleh beberapa pihak di PSSI. Jadi kami berikan uang itu untuk menjamin agar kami tidak dikerjai. Kami tidak pernah melakukan pengaturan skor sama sekali,” terangnya. [uci/ted]
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·