kumparan
24 September 2019 16:34

Polisi dan PSSI Jatim Rencana Gelar Pertemuan Suporter Se Jawa Timur

Surabaya (beritajatim.com) – Dalam waktu dekat, rencananya Polda Jawa Timur akan menggelar pertemuan antar suporter seluruh Jawa Timur. Hal ini dilakukan sebagai upaya perdamaian antar suporter untuk mensukseskan bidding tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.
ADVERTISEMENT
Menanggapi rencana tersebut, Ketua PSSI Jawa Timur, Ahmad Riyadh mengatakan langkah ini tentu sangat bagus diambil oleh Polda Jatim. Terutama untuk mensukseskan bidding Piala Dunia U-20.
“Itu bagus dan bisa membantu programnya PSSI yang belum terlaksana yaitu Jambore suporter. Apalagi langkah ini diambil untuk mengkondusifkan suporter agar bidding tuan rumah Piala Dunia U-20 bisa berjalan lancar,” ujar Ketua PSSI Jatim, Selasa (24/9/2019).
Riyadh juga berharap tidak hanya polisi saja yang mau turut hadir, ia juga meminta Gubernur Jatim dan kepala daerah lain turut serta dalam acara ini. Supaya Jawa Timur menjadi rujukan daerah lain terkait militansi suporternya.
“Kalau polisi mau hadir dan pemerintah mau hadir atau Gubernur Jatim hadir itu sangat luar biasa, kita bisa punya suporter 1 Jawa Timur apalagi ada PON dan Piala Dunia sebentar lagi,” tambah Riyadh.
ADVERTISEMENT
Selain itu, Jawa Timur dinilai Riyadh unggul soal suporternya yang militan. Sebab provinsi ini memiliki banyak suporter, sebut saja dari Liga 1 ada Madura United dengan K-Conk Mania, Persebaya dengan Bonek, Arema FC dengan Aremania, Persela dengan LA Manianya
“Selain itu juga tak kalah militannya, ada suporter eks utama yang kini di klubnya di Liga 3, seperti Persibo Bojonegoro, Persekabpas, Mojokerto Putra dan Deltras Sidoarjo,” ujar Riyadh.
Melihat hal ini Riyadh semakin optimis Indonesia bisa menjadi tuan rumah, terlebih Jatim yang nantinya menjadi pusat tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021.
“Aspek ini yang tidak dimiliki daerah lain, sebab seperti Jakarta mereka hanya punya Persija dengan The Jack, Jawa Barat dengan Persib Bandungnya. Tapi kami (Jatim) punya banyak dan semuanya militan,” lanjut dia.
ADVERTISEMENT
Sementara disunggung mengenai rivalitas suporter di Jawa Timur, Riyadh mengatakan kalau sudah mengatasnamakan Indonesia pasti semua satu. Karena semua itu sudah terbukti di beberapa event internasional yang digelar di sini.
“Sudah kalau nama nasional pasti jadi satu, itu yang kelebihannya Jawa Timur. Hanya tempatnya tapi kan tetap PSSI tuan rumahnya,” ucap Riyadh.
Seperti diketahui, Jawa Timur menyiapkan satu stadion utama yang digunakan untuk gelaran Piala Dunia, yaitu Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Ada 10 stadion yang disiapkan PSSI untuk pencalonan tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Seperti Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta, Stadion Wibawa Mukti (Cikarang), Stadion Pakansari (Cibinong), Stadion Patriot Candrabhaga (Bekasi), Stadion Mandala Krida (Yogyakarta), Stadion Manahan (Solo), Stadion Jakabaring (Palembang), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion I Wayan Dipta (Bali) dan Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya).[way/ted]
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan