kumparan
16 Sep 2019 15:46 WIB

Sekolah Terpapar Kabut Asap, Mendikbud: Siswa Harus Tetap Diberi Tugas

Malang (beritajatim.com) –Kabut asap menyelimuti beberapa daerah di Indonesia, seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, hingga Sumatera Utara, dan Riau. Semakin buruknya kondisi udara di kawasan tersebut akhirnya semua proses kegiatan belajar mengajar diliburkan.
ADVERTISEMENT
Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, meski aktivitas sekolah diliburkan, proses belajar mengajar harus tetap berjalan. Ia meminta pihak sekolah tetap memberikan tugas kepada para siswa.
“Kalau libur tidak masuk sekolah silakan, bila itu dianggap solusi terbaik untuk menghindari dampak kabut asap. Tapi bukan berarti segala proses belajarnya berhenti. Jadi, guru harus tetap perhatian mulai dari pemberian tugas dan memantau aktivitas siswa di rumah bahkan sampai pada evaluasinya,” ujar Muhadjir, di Malang, Senin (16/9).
Muhadjir meminta para guru dapat menyikapi musibah kabut asap dengan cara yang positif. Ia ingin para guru tetap kreatif dalam menyusun jadwal belajar. Misalnya saja dengan memangkas jam belajar siswa.
“Caranya memberikan tugas kemudian nanti ada penilaian. Bisa kan datang ke sekolah satu sampai dua jam saja untuk menyerahkan tugas sekolah kemudian balik ke rumah. Intinya, pesan saya jangan kabut asap ini disikapi dengan negatif anggap saja sebagai cobaan,” katanya. (luc/kun)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan