News
·
3 Juni 2020 15:48

10.359 Warga di Kota Jayapura Terima Manfaat Kartu Sembako Saat COVID-19

Konten ini diproduksi oleh Bumi Papua
10.359 Warga di Kota Jayapura Terima Manfaat Kartu Sembako Saat COVID-19 (2996)
Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano memberikan hasil belanja seorang warga dengan menggunakan kartu merah putih. (Dok: Humas Pemkot Jayapura)
Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Pemerintah Kota Jayapura mendistribusikan kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau kartu merah putih.
ADVERTISEMENT
Saat pendemi corona COVID-19, kartu tersebut dikenal dengan Kartu Sembako yang dulunya disebut Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Penyaluran dan mekanisme pembagian kartu sembako bersinergi bersama Bank BNI cabang Jayapura.
Bantuan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berjumlah 3.812 KPM dengan total penerima program sembako sebanyak 10.359 KPM.
Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano menuturkan kartu sembako digunakan untuk berbelanja di e-Warong (Elektronik Warung Gotong Royong).
Pemegang KKS dapat mengunjungi e-warong terdekat untuk melakukan transaksi pembelian bahan pangan dengan menggunakan kartu senilai Rp 200 ribu/KPM.
Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano menuturkan KPM sudah didata sejak 2011. Bagi warga yang tak mendapatkan KKS atau kartu merah putih tetap diperhatikan.
ADVERTISEMENT
“Yang tidak ada nama dalam pembagian kartu ini, tetap diberikan sembako. Ini yang harus dipahami masyarakat,” ucap Benhur, Rabu (3/6).
Sementara, Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura dalam laporannya mengatakan, jumlah KPM untuk Kota Jayapura pada 2020 memiliki kuota sebanyak 6.741 KPM.
“Pada April kuotanya bertambah menjadi 4.448 KPM. Realisasinya hari ini ada 3.812 KPM yang sudah masuk data bayar di BNI Jayapura, sehingga total penerima program kartu merah putih mencapai 10.359 KPM,” ucap Irawadi.
Dalam program ini, jenis sembako yang diterima per KPM yaitu beras, telur, daging, ikan, kacang-kacangan vitamin juga buah buahan. “Kegiatan dilayani e-Warong yang sudah disiapkan Kota Jayapura,” tambah Irawadi.
Diketahui sebelum masa Covid-19, program kartu ini dikucurkan sejak awal 2019 sebesar Rp 110 ribu /KPM, selanjutnya naik menjadi Rp 150 ribu/KPM kemudian di masa Covid ini menjadi Rp 200 Ribu /KPM dan akan diberikan selama sembilan bulan.
ADVERTISEMENT